oleh

Poktan Tidak Aktif, Keanggotaan Terancam Diperbaharui

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Ratusan kelompok tani (poktan) di Kabupaten Sampang, terancam direvitalisasi atau pembaharuan. Salah satu indikasinya, banyak poktan yang tidak aktif. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Sampang, Suyono, Selasa (09/02/2021).

Menurutnya, jika poktan dibiarkan tidak aktif, akan berdampak pada peningkatan pertanian. Sehingga, semua kepengurusan bagi kelompok yang tidak aktif, akan diganti dengan kepengurusan baru. Ketentuan itu, sesuai dengan peraturan daerah (perda) tentang perlindungan bagi para petani.

“Perdanya sudah disahkan tahun kemarin, untuk detailnya lupa. Yang jelas, kedepan akan kami revitalisasi semua poktan yang tidak aktif demi melindungi para petani,” janjinya.

Kendati demikian, jumlah poktan di Sampang yang tersebar di 14 kecamatan terdapat 1.136 poktan. Dari jumlah tersebut, banyak yang tidak aktif. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan jadwal revitalisasi tersebut.

Sebab, masih akan koordinasi dengan pihak yang membidangi hukum. Selain itu, bagi poktan yang direvitalisasi acuannya tetap kepada pengurus lama. Acuan itu, sebagai bahan pembelajaran kepada pengurus baru.

Namun, nanti akan tetap dilakukan pendampingan oleh penyuluh yang ada di kecamatan. Kemudian, pelaksanaan revitalisasi akan dilakukan secara berbarengan, dengan tujuan memaksimalkan keaktifan kelompok.

“Kami masih akan koordinasi dulu dengan pihak hukum untuk menerapkannya,” bebernya. (mal/ito)

Komentar

News Feed