Polda Jatim Sebut Mutasi Pimpinan Bukan Hambatan untuk Mengusut Kasus

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) GERAM: Puluhan ribu warga NU Pamekasan saat melakukan aksi unjuk rasa ke Mapolres Pamekasan beberapa waktu lalu.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Keberlanjutan proses hukum terhadap kasus pelecehan terhadap Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, yang saat ini ditangani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) belum membuahkan hasil.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, dengan mutasinya Irjen Muhammad Fadil Imran  yang sebelumnya menjabat Kapolda Jatim menjadi Kapolda Metro Jaya tidak menjadi hambatan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, segala tugas polisi baik penanganan kasus maupun pelayanan, perlindungan dan pengayoman masyarakat, semuanya berjalan sebagaimana aturan yang berlaku yakni sesuai sistem tidak kepada perseorangan.

“Jadi amanah undang-undang itu diatur pada fungsi kepolisian,” ucapnya.

Namun demikian, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk menemukan kesimpulan. Perkembangan kasus itu, hingga saat ini masih dalam tahap proses. Namun, dia tidak menjelaskan tingkat kesulitan dalam pengungkapan kasus tersebut.

“Tingkat kesulitannya sudah saya jelaskan ke pelapor dan kuasa hukum,” ucapnya singkat.

Sementara itu, Ketua Rijalul Ansor, Maltuful Anam yang sebelumnya mengkoordinir aksi unjuk rasa ke Mapolres Pamekasan, merasa ada yang janggal dalam pengungkapan kasus tersebut. Sebab dalam kasus serupa, sangat mudah dan cepat diungkap. Namun untuk kasus yang menimpa Ketua PCNU Pamekasan memerlukan waktu berbulan-bulan untuk bisa mengungkap kasus tersebut.

“Apa karena kami NU yang dikenal santun. Kami pun juga bisa bertindak kasar,” tegasnya.

Pihaknya berharap, dengan diangkatnya Irjen Pol Nico Afinta sebagai Kapolda Jatim yang baru, kasus tersebut mendapat atensi. Sehingga, bisa dengan cepat terungkap, agar warga Nahdliyin bisa tenang.

“Kami harap Kapolda yang baru ini bisa bekerja cepat, tidak seperti sebelumnya,” harapnya. (ali/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *