Polemik PAN Munculkan Dua Versi Nama-Nama Cawabup Pamekasan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) Zulkifli Hasan: Ketua Umum DPP PAN

KABARMADURA.ID | PAMEKASANTata tertib (tatib) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan telah disahkan. Selama ini, tatib tersebut menjadi kendala pelaksanaan pemilihan wakil bupati (wabup) Pamekasan. Karena itu, Ketua Partai Koalisi Ali Wafa Subki mengaku akan segera bertemu bupati Pamekasan untuk mengusulkan nama-nama cawabup.

“Insyaallah dalam minggu ini, setelah MTQ, kami ada jadwal ketemu dengan bupati,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Nama-nama yang akan diajukan kepada bupati adalah orang-orang yang sebelumnya telah didalami rekam jejaknya. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyebut, ada lima orang yang telah didalami, yaitu Fattah Jasin, H. Fandi, Yuni Raja’e, Sukriyanto dan Mudari.

Namun, Sukriyanto yang latar belakangnya mantan kepala Desa (Kades) Blaban serta dan Mudari yang saat ini menjabat kades Bujur Barat, telah menyatakan tidak bersedia untuk diusung sebagai cawabup. Pernyataan itu muncul saat akan didalami oleh partai koalisi. Sebab itu, hanya tersisa tiga nama; Fattah Jasin, H. Fandi dan Yuni Raja’e.

Namun pria yang akrab dipanggil Ra Ali itu menuturkan, yang masuk bursa cawabup tidak hanya lima orang tersebut. Sebab, Heru Budi Prayitno yang merupakan mantan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan serta H. Taufiqurrahman sebagai ketua DPD Partai Gerindra juga mengajukan diri sebagai cawabup.

Karena itu, bursa cawabup bertambah menjadi tujuh orang. Namun, mengingat Heru dan H. Fandi sama-sama kader PAN, maka pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN untuk cawabup Pamekasan. Tidak hanya PAN, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga disebut menunggu rekomendasi dari DPP PKS.

“Kalau dari PKB rekom itu cukup dari DPW,” tambah Ra Ali.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan kepada Kabar Madura menegaskan, rekomendasi cawabup Pamekasan dari pihaknya jatuh kepada H. Fandi. Dia meminta agar semua partai pendukung menyerukan dukungannya kepada pengusaha yang dikenal dengan sebutan Putra Garam itu.

“Rekomendasi untuk H. Fandi memang harus didukung oleh oleh semua partai pendukung,” ungkap Zulkifli saat dihubungi Kabar Madura, Jumat (5/11/2021).

Meski begitu, Heru menyebut, dalam hal pergantian antar waktu (PAW) kepala atau wakil kepala daerah, tidak diharuskan rekomendasi dari DPP. Sebab, rekomendasi cawabup hanya diperlukan dari partai koalisi gabungan. Dia sendiri tetap bertekad untuk masuk ke dalam daftar nama cawabup yang akan disetorkan ke bupati Pamekasan.

“Karena di aturan PAW tidak ada harus mendapat rekom dari DPP. Tapi kalau pilkada harus ada rekom dari DPP,” terangnya.

Heru menyebut, setelah dilakukan proses pendalaman, ada empat nama yang akan ditawarkan kepada bupati Pamekasan. Empat nama itu yaitu; Fattah Jasin, H. Fandi, H. Taufiqurrahman dan dirinya. Dari empat nama itu, bupati akan memilih dua nama yang akan diajukan kepada DPRD Pamekasan.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *