Polemik Pergantian Pj di Desa Saobi Sumenep Digugat ke PTUN

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) RAKOR: Kondisi rapat saat memberikan penjelasan terhadap proses pergantian Pj.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Tidak terima lantara mau diganti tanpa prosedur yang jelas, Penjabat (Pj) Kepala Desa Saobi Kecamatan Kangayan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Pj Kepala Desa Saobi Moh Syafi’ei menjelaskan, meski sudah menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep. Dirinya belum menemukan keterangan atau dasar kesalahan, sehingga harus diganti sebagai Pj.

Bacaan Lainnya

“Kan seperti ini, tidak kenapa tiba-tiba saya diganti, tidak jelas titik permasalahannya, karena prosedurnya tidak jelas maka saya menggugat ke PTUN,” kata dia. Senin (23/8/2021).

Anehnya, lanjut Syafi’ei, belum ada putusan dari PTUN pihak Pemkab Sumenep masih mau memberikan otoritas pada Pj yang baru. Padahal secara regulasi harus selesai dulu dengan PTUN.

“Sebelum 15 hari saya ajukan gugatan, padahal dalam PP 53 2010, jika ada persoalan gugatan maka seluruh administrasi masih tanggung jawab saya selaku Pj lama,” imbuhnya.

Sekadar diketahui Syafi’ei melakukan gugatan pada tanggal 2 Juli 2021 Nomor Registrasi 309/SKK/PTUN/SBY. Namun sampai saat ini masih belum ada tanggapan.

“Nah alasan mereka sudah hasil kebijakan dari bupati, sementara kan masih belum ada rekomendasi dari PTUN, kan ada permainan ini,” papar dia.

Sementara itu, Kepala DPMD Sumenep M Ramli juga menjelaskan, Pj merupakan jabatan yang bisa diganti kapan saja. Apalagi ada kaitannya dengan kelancaran pemerintahan di desa.

Berdasarkan itu, lantaran yang bersangkutan masih melanjutkan PTUN, maka pihaknya mengatakan terkesan tarik ulur terkait putusan menggunakan Pj lama atau baru. Hal itu dinilai karena miskomunikasi saja di bawah.

“Pj itu memang diberikan amanat oleh bupati yang terdiri dari PNS. Ketika bupati memberikan putusan dengan pertimbangan kondusifitas Pj itu harus diganti ya maka harus diganti,” tutur Ramli.

Sementara itu, Rasidi Tokoh Pemuda Desa Saobi mengatakan, sementara ini masa jabatan Pj lama tidak ada persoalan, sehingga dirinya mempertanyakan juga adanya pergantian itu.

“Yang dimaksud tidak kondusif itu seperti apa, wong tidak ada persoalan kok selama ini,” jelas dia.

Syamsul Hadi Kasi Pemerintahan Desa Saobi juga memberikan keterangan, jika Pj yang ditugaskan tidak ada masalah, bahkan selama ini yang bersangkutan sudah menjalankan tugasnya dengan baik.

Loh justru yang menghambat jika diganti-ganti, nanti masih penyesuaian lagi, sementara nanti mau diganti ke kades definitif yang tidak bakal lama lagi,” papar dia. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *