oleh

Polisi Amankan Motor Diduga Dijadikan Bali di Sebuah Bengkel di Pamekasan

Kabarmadura.id/Pamekasan/TLANAKAN–Diduga digunakan untuk balap liar (bali), dua buah motor yang sedang diservice di sebuah bengkel di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, diamankan polisi. Sedikitnya, ada tujuh orang personel yang dikerahkan dalam operasi yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Tlanakan AKP Sahrawi.

AKP Sahrawi mengaku, tindakan yang dilakukannya merupakan langkah yang tepat, sebab pihaknya sering menerima laporan dari warga, bahwa di area tersebut sering dijadikan lintasan balap liar (bali).

Berdasarkan laporan itu, pihaknya melakukan penyisiran dan akhirnya menemukan dua buah motor yang telah dimodifikasi layaknya motor yang biasa digunakan untuk bali.

Bahkan menurutnya, pada kerangka motor yang sudah tidak standar itu, hanya terdapat nomor mesin tetapi tidak ada nomor rangkanya.

“Operasi ini juga atas perintah pimpinan demi menjamin kenyamanan mereka,” ucapnya.

Menurut Sahrawi, tindakan yang dilakukan sudah sesuai prosedur. Bahkan pihaknya kerap kali diperintah untuk memastikan kenyamanan warga dan tidak terjadi balap liar di wilayahnya.

Meski begitu, dia menyebutkan, dua buah motor yang saat ini diamankan di kantor Polsek Tlanakan itu, sudah boleh diambil jika pemilik bisa menunjukkan surat-surat lengkap, dan bersedia untuk mengembalikan model motor kembali standar seperti saat sebelum dimodifikasi.

“Asal surat-suratnya lengkap, STNK ada, BPKB ada, dan motornya bisa dikembalikan standar seperti semula silahkan motornya diambil,” tambahnya.

Terpisah, Hadi pemilik bengkel mengaku kecewa terhadap tindakan yang dilakukan oleh Polsek Tlanakan. Dia sangat menyayangkan tindakan penyitaan motor yang menurutnya tidak procedural.

Terlebih saat melakukan penyitaan, pihak kepolisian tidak menunjukkan surat perintah. Selain itu, menurutnya tindakan tersebut tidak wajar karena pihak polsek mengambil motor yang sedang diservice, bukan motor yang sedang digunakan balap liar atau sedang hidup.

Tidak hanya itu, dia merasa dirugikan dengan tindakan tersebut. Bahkan dia menilai, image bisnisnya bisa tercemar lantaran tindakan tersebut.

“Kalau seperti ini saya dirugikan,” ujarnya. (ali/pin)

 

Komentar

News Feed