Polisi Lepaskan Ofisial PSM yang Tunjukkan Pistol ke Suporter

  • Whatsapp
MAIN PISTOL: Security Officer Madura United Sapto Wahyono (kanan) dan Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo (berseragam) bersama pria yang membawa senjata api (senpi) sebelum dibawa ke Markas Polres Pamekasan, Minggu (7/7).

Kabarmadura.id-Pertandingan Madura United vs PSM Makassar jelang pertandingan usai terjadi insiden yang mengejutkan banyak supporter VIP.

Itu terjadi karena terdapat pria yang menggunakan id card PSM Makassar yang berada di dekat bench pemain PSM menunjukkan senjata api (senpi) kepada suporter.

Ditunjukkannya pistol tersebut, terjadi usai beberapa oknum supporter melempar bench PSM Makassar. Sebab,bola yang sudah disodorkan oleh anak gawang ditendang jauh keluar lapangan oleh pemain cadangan PSM.

Insiden penunjukan pistol tersebut, sempat memicu ricuh supporter di tribun VIP. Untungnya, pihak penamanan yang bertugas di area sekitar ruang ganti dan bench yang terdiri dari petugas polisi militer langsung mengamankan pria tersebut.

“Sebelum pertandingan berakhir ada insiden. Salah satu kru PSM Makassar yang menggunakan id-card PSM Makassar, ketahuan membawa pistol dan diperlihatkan kepada suporter dalam insiden saat terjadi lemparan. Itu kemudian diambil oleh PM yang bertugas di area FOP,” ujar Security Officer Madura United Sapto Wahyono.

Diketahui, oknum tersebut ialah pengawal pribadi manajer PSM Makassar.

“Ada salah satu oknum pengawal pribadi manajer dari PSM ditengarai membawa senpi (senjata api),” lanjutnya menerangkan identitas.

Setelah diamankan, pengawal pribadi manajer tim besutan Darije Kalezic itu dibawa ke Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan untuk diproses. Bahkan, kata Sapto, percaya terhadap kepolisian akan memproses sesuai hukum yang berlaku.

“Sekarang diproses di Polres Pamekasan. Langkah apa yang akan kami ambil disesuaikan dengan langkah-langkah yang diambil pihak Polres. Intinya bahwa, kami percaya penuh terhadap teman-teman Polres Pamekasan akan memproses sesuai dengan regulasi,” terang pria yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.

Di samping itu, lanjut Sapto, Match Commisioner yang bertugas pada leg kedua Semi Final Piala Indonesai kemarin sore, I Made Witarka, juga melaporkan insiden iu kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia  (PSSI) yang menaungi kompetisi ini.

“Alhamdulillah pertandingan kali ini aman kondusif. Terkait kejadian tadi, yang berkaitan dengan pelaggaran regulasi yang diatur PSSI (Persatuan Sepakbola Selurudh Indonesai), ditangani lebih lanjut dan dilaporkan oleh matchcom, tadi juga langsung diklarifikasi langsung oleh matchcom,” tutupnya.

Setelah diperiksa di Mapolres Pamekasan, sebagaimana disampaikan Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo, pria yang membawa  senpi tersebut adalah anggota Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan KTA serta izin membawa senjata, sehingga kemudian dilepaskan. (idy/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *