Polisi Sudah Tidak Dibolehkan Tilang Pengendara secara Manual

KM.ID | PAMEKASAN — Kapolri Listyo Sigit Prabowo melarang jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) menjatuhi bukti pelanggaran (tilang) lalu lintas kepada pengendara secara manual.

Tilang manual dimaksud seperti menyetop pengendara di jalan, pengintaian hingga kejar-kejaran dengan pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Mokhamad Munir, menjelaskan, bahwa petugas kepolisian Pamekasan sudah lama mengimbau anggotanya untuk tidak menilang secara manual.

“Sebelum instruksi Kapolri keluar, kami memang sudah tidak menindak pengendara secara manual, kecuali pelanggaran yang tidak terkaver camera electronic traffic law enforcement (ETLE), seperti balap liar,” ungkapnya kepada KM.ID, Selasa (25/10/2022).

Baca Juga:  How to pick an American Seeing Site

Menurut Munir, larangan tilang secara manual itu untuk menghindari petugas bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dia mengatakan, jajaran kepolisian diminta untuk memaksimalkan ETLE sehingga meminimalisir pelanggaran lalu lintas. Juga sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan yang dapat menelan jiwa.

Reporter: M. Arif

Redaktur: Ongky Arista UA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *