Politisi PPP Minta PTM Segera Dimulai

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) KETIMPANGAN: SDN 1 Kemayoran yang berada di Kecamatan Kota Bangkalan lebih bagus dibandingkan SD di pelosok.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN– Permasalahan  yang ada di ranah pendidikan menjadi perhatian khusus Dewan Pendidikan Bangkalan. Ketua Dewan Pendidikan Mustahal Rasyid menyampaikan, tengah melakukan evaluasi permasalahan terkait bidang pendidikan..

Dia menuturkan, telah melakukan koordinasi dengan bupati Bangkalan terkait belum berjalannya pembelajaran tatap muka (PTM). Untuk pelaksanaan itu, dia mendukung agar segera dilaksanakan, karena telah mendapat lampu hijau dari bupati.

Bacaan Lainnya

“Insya Allah sudah lampau hijau. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Komisi D jdan iberikan lampu hijau,” tuturnya.

Namun, kata dia, sebelum pelaksanaan, dia akan melakukan evaluasi terlebih dahulu mengenai keadaan Bangkalan yang sekarang. Jika terlaksana, dia meminta  agar skema pelaksanaannya tetap menggunakan zona seperti sebelumnya.

Selain akan membahas PTM, dia berencana akan melakukan evaluasi kualitas dan mutu pendidikan di Bangkalan sebagai langkah awal memperbaiki permasalahan yang terjadi. Semisal masalah status tanah sekolah yang belum jelas dan jumlah guru yang terbatas.

“Termasuk evaluasi zona apa kekurangan  dan perlu diperbaiki lagi, akan kami bahas dan carikan solusi agar lebih baik,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan menyampaikan, pihaknya sudah mendengar laporan dari Dewan Pendidikan terkait permasalahan aset tanah sekolah dasar (SD) yang banyak belum bersertifikasi menjadi milik daerah.

Hal itu dinilai oleh Nur Hasan banyak yang menimbulkan masalah dan polemik mengenai sekolah yang  ditutup sebab tanah yang ditempati bukan milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

“Kami akan jadikan perhatian  agar ke depan bisa memprioritaskan anggaran untuk pembebasan lahan sekolah baik SD maupun SMP,” ujarnya.

Masih menurut politisi  PPP bahwa  terkait PTM yang diminta Dewan Pendidikan agar segera dimulai. Dia melihat kondisi Bangkalan semakin banyaknya pasien terinfeksi Covid-19, pihaknya setuju saja jika di buka.

Hal tersebut mengacu banyaknya sekolah swasta atau madrasah yang telah melakukan PTM terlebih dahulu. “Asal ada catatan dari kami kalau sekolah tersebut bersedia dan sanggup menyediakan kegiatan dengan protokol kesehatan (prokes),” ungkapnya.

Dia menekankan, jika memang dibuka, harus ada uji coba lagi minimal satu atau dua bulan. Jika tidak ada kasus atau kluster baru di ranah pendidikan, dia meminta PTM dilaksanakan serentak..

“Uji coba dulu lagi, baru laksanakan  PTM semua sekolah; baik SD dan SMP,” pungkasnya. (ina/km58)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *