oleh

Polres Bangkalan Kembali Razia Masyarakat Abaikan Masker

Kabarmadura.id/Bangkalan – Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan bersama tim Satgas kembali menggelar operasi razia. Itu sebagai wujud penerapan Isntruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 (06/20) tentang Meningkatkan Disiplin dan Memutus Mata Rantai Covid-19 di Indonesia, Selasa (01/09/20).

Razia dipimpin langsung oleh Kapolres Bangkalan Rama Samtama Putra beserta anggota, Kodim 0829 Bangkalan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan.

Penegakan Inpres di Kabupaten Bangkalan oleh Tim Satgas dimulai dari area Pecinan Jalan Panglima Sudirman, lanjut ke Swalayan Tom n Jery Jalan Jokotole, dan Mal Bangkalan Plaza dengan memberikan tujuh teguran lisan atau teguran tertulis kepada orang yang tidak menggunakan masker.

Kapolres Bangkalan Rama Samtama Putra mengatakan, sejauh ini masyarakat cukup disiplin memakai masker. Namun, masih ada beberapa yang mengabaikannya.

“Hari ini kita kembali melakukan upaya penegakan disiplin atau sanksi sosial. Kita lihat secara umum sudah cukup baik; banyak masyarakat yang menggunakan masker. Tetapi, juga kita temukan masyarakat yang abai,” ujarnya.

Rama menambahkan bagi, para pelanggar akan didata, agar jika kedapatan melanggar kembali akan ditindaklanjuti ke sanksi berikutnya.

“Seluruhnya kita data bagi pelanggar, karena ini merupakan implementasi dari Inpres 06/20 yang diimbangi Perpub Nomor 63 Tahun 2020. Di sana dijelaskan sanksi-sanksi nya,” jelasnya.

Terpisah Satpol PP Bangkalan turut menggelar razia dengan implementasi Perbup Nomor 63 Tahun 2020 tentang Perubahan Perbup Nomor 46 Tahun 2020 tentang Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Sasarannya adalah Apratur Sipil Negara (ASN) atau PNS di lingkungan OPD Pemkab Bangkalan.

Kepala Satpol PP Bangkalan Irman Gunadi mengatakan, Sasarannya ada 7 OPD. Yaitu, Diskominfo, Bapenda, BPKAD, Dinas PUPR, Bappeda, Dinas PRKP dan Disnakertrans.

“Hasilnya, ditemukan banyak staf yang ketangkap basah tidak menggunakan masker. Langsung dicatat dan diminta tidak mengulangi perbuatanya serta diberi sanksi sosial berupa push-up 10 kali. Ada juga yang kita suruh menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafal Pancasila,” tambahnya.

Lebih lanjut Gunadi mengatakan, secara umum hampir semua OPD yang dikunjungi hari ini sudah disiplin. Namun masih ada beberapa staf yang melepas maskernya.

“Dengan adanya operasi Perbup Nomer 63 Tahun 2020 dikalangan PNS Bangkalan khususnya, mampu menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan,” pungkasnya. (salman/nam)

Komentar

News Feed