oleh

Polres Minta Bantuan  600 Personel untuk Pengamanan Pemilu

Kabarmadura.id/SAMPANG – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Sampang menyebut personel pengaman yang bertugas ‘Ngepam’ di tempat pemilihan suara (TPS) pada Pemilihan Umum (Pemilu) tertanggal 17 April mendatang berjumlah 1.106 personel yang terdiri dari, Polisi 307, TNI 100, bantuan kendali operasi (BKO) Polda Jatim 599 dan Brimob 20 personel.

Saat dikonfirmasi, Kabag Humas Polres Sampang Ibda Eko Puji Waluyo mengatakan, dalam rangka proses pengamanan pemilu mendatang di Kota Bahari, pihaknya mengaku meminta bantuan pengamanan bantuan kendali Operasi (BKO) ke Pokda Jatim. Jumlah personel polres Sampang secara riilnya hanya sekitar 500 personel, sehingga butuh tambahan personel pengaman.

“Untuk pengaman pemilu 17 April nanti ini, kami meminta bantuan personel ke BKO polda Jatim sebanyak 599 personel dan ditambah dari TNI serta brimob,” kata  Ibda Eko Puji Waluyo kepada Kabar Madura, Minggu (14/4).

Menurut dia, semua personel keamanan dari polres, TNI dan Brimob itu, nantinya akan diturunkan langsung untuk memantau ke masing-masing TPS di berbagai wilayah.  Semua personel keamanan tambahan dari Polda itu, akan datang ke Kota Bahari  pada hari Senin (15/4), hari ini.

“Setiap 10 TPS dipantau dan dijaga oleh dua personel kepolisian. Personel yang bertugas melakukan kunjungan secara bergiliran,” ungkapnya.

Lanjut Ibda Puji itu, para personel pengamanan pesta demokrasi di Sampang sudah disiapkan dan akan disiagakan di setiap tempat pencoblosan. Pihaknya mengaku sudah memetakan TPS yang  dikategorikan kurang rawan, rawan, dan sangat rawan. Untuk TPS kurang rawan berjumlah 980, TPS rawan 2.384, dan TPS sangat rawan 326 lokasi. Total jumlah TPS mencapai 3.690 lokasi yang tersebar di 186 desa/Kelurahan di 14 kecamatan.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada seluruh elemen dan lapisan masyarakat supaya ikut berpartisipasi menjaga kondusivitas dan keamanan di wilayah masing-masing. Sehingga, pemilu bisa berjalan lancar, aman, dan sukses. Selama ini, polisi dan TNI terus membantu mengawal pengamanan semua tahapan pemilu. Mulai dari soialisasi kepada masyarakat, sortir surat suara, pengiriman surat suara dan kotak suara ke semua kecamatan, hingga pengembalian surat suara dan kotak suara ke KPU.

“Dari awal, kami sudah himbau kepada seluruh anggota dan jajaran kepolisian untuk memberikan pengawalan keamanan pemilu dengan maksimal dan netral, tidak memihak kepada siapapun,”tukasnya. (sub/pai)

Komentar

News Feed