oleh

Polres Sumenep Limpahkan Laporan Ujaran Medos ke Polda Jatim

KABARMADURA.ID, Sumenep – Kelanjutan laporan perwakilan santri Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep saat ini akan dilimpahkan ke Polda Jawa Timur (Jatim). Sebab, polres tempat  tidak mempunyai kewenangan untuk menindaklanjuti adanya laporan yang terjadi pada akun facebook Muhammad Izzul.

Pelaporan tersebut masuk ke Polres Sumenep, pada (6/10). Dengan persoalan, sengaja menyebarkan ujaran kebencian di media sosial (medsos) tanpa hak yang ditujukan kepada Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq.

Kasat Reskrim Sumenep AKP Dhany Rahadian mengatakan, akun tersebut tidak hanya dilaporkan ke polres setempat, akan tetapi masuk laporan di daerah lain. Sehingga ada instruksi Polda Jatim, meski secara formalitas berkas belum dilimpahkan.

“Itu kan satu objek dengan yang dilaporkan di Pamekasan, dan atas petunjuk Polda Jatim akan ditarik ke sana, sehingga kami akan melimpahkan laporan tersebut,” katanya, Senin (12/10/2020).

Alasan lain, menurut Dhany, untuk kasus yang berhubungan dengan medsos atau ITE instansinya belum mempunyai sarana lengkap. Sehingga terkesan percuma jika kasus itu dipaksakan untuk ditangani aparat setempat.

“Sejauh ini, kami belum menyampaikan kepada pihak pelapor, tetapi dalam waktu dekat insyaallah akan segera memberitahukan terkait pelimpahan tersebut,” janjinya.

Sekedar diketahui, pihak pelapor akan mengancam turun aksi, agar kasus tersebut segera dituntaskan. “Ya percuma meskipun di demo, wong kami tidak punya alatnya, untuk mendeteksi kasus tersebut,” papar perwira dengan pangkat tiga balok di punggunya. (ara/ito)

Komentar

News Feed