Polres Terjunkan 4.528 Personel Amankan Pilkades Serentak

  • Whatsapp
DEKLARASI DAMAI; Sesaat TNI Polri dan Pemkab Pamekasan melakukan deklarasi Damai  Pilakdes Serentak.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan menyiapkan 4.528 personelnya untuk mengamankan pilkades serentak, yang digelar hari ini (11/9/2019).

Kepala Polres (Kapolres) Pamekasan AKBP Teguh Wibowo menyampaikan, 4.528 personel tersebut, berasal dari Polres Pamekasan dan jajaran sebanyak 596 personel, BKO dari 26 polres di Jawa Timur sebanyak 1.513 personel, Sat Brimob Polda Jatim sebanyak 500 personel, linmas 455 orang, Satpol PP 182 orang, TNI sebanyak 1.100 personel dan lainnya.

Dari 91 desa yang akan mengikuti kontestasi pilkades serentak tersebut, saat ini terdeteksi masuk kategori aman, itu sejauh pantauannya hingga Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja yang dilaksanakan, Selasa (10/9/2019).

“Insyaallah semuanya dalam kategori aman,”  paparnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di depan Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan tersebut, diikut pula 4.528 personel yang disiapkan. Mereka langsung diberangkatkan ke 91 desa yang menggelar pilkades.

Teguh berharap, dalam pelaksanaan pengamanan tidak terkendala serius, sehingga suksesi demokrasi desa dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan.

“Mudah-mudahan akan berjalan dengan aman dan lancar, damai, aman dan sejuk,” ungkapnya.

Ketika ditanya soal kondisi di Desa Proppo Kecamatan Proppo, dikatakan, sejauh ini masih aman terkendali. Sehingga tidak ada hal yang perlu diragukan.

“Tidak ada pengaman khusus di sana, tetapi memang ada perbantuan personel khusus di setiap kecamatan yang ada pilkades,”ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, terdapat bakal calon kepala desa (bacakades) yang didiskualifikasi karena tidak memenuhi persyaratan. Bacakades atas nama Moh Rahem itu, meminta untuk diikutsertakan dalam pilkades. Namun, panitia bersikukuh untuk melaksanakannya tanpa menyertakan Moh Rahem sebagai calon kades.

Pendukung Moh Rahem, juga sempat mendatangi kantor Kecamatan Proppo. Bahkan, mereka sampai bertahan selama tiga hari di lokasi tersebut. Tidak hanya itu, kedua pihak sempat dimediasi oleh DPRD Paemkasan, tapi sejauh ini belum ada rekomendasi dari wakil rakyat itu.

Dalam melakukan pengamanan, AKBP Teguh berharap, personelnya harus menyiapkan mental, dibekali dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan, serta komitmen moral dan disiplin bekerja yang tinggi, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan ikhlas.

Selain itu, segera mengenali karakteristik wilayah desa yang tugaskan dan melaksanakan tugas dengan profesional. Di mengajak semua pihak supaya bisa menjaga kondusivitas dan keamanan di desanya masing-masing, supaya pelakasanaan pilkades serentak berjalan dengan damai dan tertib. (rul/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *