Ponpes Al-Bustan Sumber Papan Pamekasan dan Kemenpora RI Bersinergi Membentuk Kemandirian Santri Cakap Berwirausaha

News152 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Bustan Sumber Papan Pamekasan bekerjasama dengan Kementerian Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar pelatihan Santri Pesantrenpreneur. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari di Halaman Yayasan Ponpes Al-Bustan. Yakni, hari Sabtu (4/11/2023) hingga Minggu (5/11/2023).

Asisten Deputi (Asdep) Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI Hendro Wicaksono mengatakan, menciptakan peluang kerja sendiri setelah tuntas belajar dari pesantren menjadi hal penting untuk terus dioptimalkan. Ketentuan itu bisa ditempuh melalui sistem berwirausaha. Manfaatnya, akan berdampak pada kemandirian dan terhadap orang lain. 

“Jangan sampai pemuda itu hanya sekolah dan belajar, setelah lulus mencari kerja. Yang menjadi amanah penting santri harus mampu menciptakan lapangan kerja, karena banyak santri-santri sukses sejauh ini, alhamdulillah,” ujarnya ketika mengisi kegiatan melalui daring terhadap puluhan santri.

Baca Juga:  Realisasi Program Beras ASN Pemkab Sumenep Tidak Dipayungi Perda

Menurutnya, pemuda masa kini harus kuat dan lebih mandiri. Tentunya memiliki masa depan yang cemerlang. Semua itu akan tercapai apabila cakap berwirausaha, berani bermimpi dan berani mengambil tantangan berkali-kali. Sebab semua yang ingin diraih perlu diusahakan dan diikhtiarkan, artinya tidak ada yang instan.

“Dengan berani mencoba, maka akan menjadi kuat, karena bayi aja yang ingin berjalan, dia jatuh dan jatuh ia bangun lagi, dan terus mencoba, akhirnya bisa lari,” ucaonya. 

Ditegaskan, mengambil resiko gagal dalam memulai usaha yang dirintis perlu dilakukan. Sebab hal itu yang akan menjadi modal besar untuk menjadi pribadi yang sukses. Terlebih santri harus berani sukses, dalam tahapannya harus mengedepankan nilai-nilai yang  bermoral dari segala hal.

Baca Juga:  DLH Pamekasan Ungkap Pengadaan Sarpras Persampahan Kembali Tersandung Ketersediaan Anggaran

“Santri-santri Insya Allah bisa sukses” tegasnya.

Terpisah, salah satu pemateri pada kegiatan tersebut, CO Founder Duta Agropreneur Santri Pamekasan Tabri S. Munir memaparkan, memiliki pola pikir wirausaha harus dibentuk secara mandiri dari setiap personal, hal itu bisa dilaksanakan dengan cara menguatkan komitmen diri atas ide usaha yang akan digeluti.  Tentunya, tanpa menghiraukan berbagai komentar dari orang lain yang menyudutkan. 

“jangan takut mengambil risiko jika mau masuk ke dunia entrepreneur,” paparnya. 

Kegiatan dengan tujuan menciptakan wirausaha baru dari kalangan santri ini dibuka langsung oleh Kepala Dispora Pamekasan Kusairi. Sedikitnya, ada puluhan santri putra maupun putri mengikuti pelatihan kewirausahaan tersebut. Mereka aktif membuat berbagai macam olahan kue yang layak dipasarkan. 

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif  

Redaktur: Totok Iswanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *