Porprov Jatim 2023 Usai, Sisa Dana Hibah KONI Pamekasan Belum Cair Sepenuhnya

Olahraga88 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan untuk gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VIII 2023 masih belum cair sepenuhnya. Padahal, pelaksanaan Porprov Jatim telah usai sejak 16 September lalu. Sisa dana hibah tersebut sebesar Rp500 juta. 

Ketua KONI Pamekasan Djohan Susanto mengatakan, sisa dana hibah itu dimungkinkan akan cair dalam minggu ini. Pasalnya, pihaknya telah mengurus semua dokumen-dokumen yang diperlukan. Menurutnya, dari total anggaran Rp1 miliar untuk gelaran Porprov Jatim, proses pencairannya memang bertahap sesuai dengan aturan. Sehingga, selama proses persiapan porprov, pihaknya terpaksa mencari dana pribadi untuk menutupi kebutuhan.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Pengeluaran selama persiapan porprov hingga selesai, kami masih belum tahu detailnya berapa. Tapi yang pasti, segala keperluan selama porprov, kami cari dana mandiri dulu. Karena yang Rp1 miliar itu jelas kurang. Apalagi belum cair sepenuhnya,” jelas Djohan kepada Kabar Madura, Senin (25/9/2023).

Baca Juga:  Meski Tanpa Mauricio Madura United Tetap Main Mengesankan

Di samping itu, Djohan juga menambahkan, pihaknya telah mengajukan tambahan dana sebesar Rp3 miliar. Namun, terkait hal itu masih belum diketahui kepastiannya. 

Namun meskipun demikian, Djohan telah menyiapkan bonus bagi atlet yang meraih medali. Masing-masing peraih medali emas mendapatkan Rp25 juta dan peraih medali perak Rp15 juta. Sedangkan peraih medali perunggu Rp10 juta.

Sekadar diketahui, Pamekasan menduduki peringkat 24 pada Porprov Jatim 2023, dengan memperoleh 13 medali emas, 11 medali perak, dan 17 medali perunggu. Sedangkan pada Porprov Jatim sebelumnya, Pamekasan berada di peringkat 19, dengan 12 medali emas, 13 medali perak, dan 15 medali perunggu.

Baca Juga:  Madura United U16 dan U20 Mampu Petik Poin di Kandang Bhayangkara

“Kurang lebih ada 55 atlet peraih medali yang disumbangkan oleh 16 cabor. Total anggarannya Rp1 miliar lebih, karena pelatih juga kami beri bonus. Belum tahu ada berapa pelatih,” tambah mantan ketua Askab PSSI Pamekasan tersebut.

Sementara itu, salah seorang peraih medali emas dari cabor taekwondo, Raja Dewantara Putra, mengatakan, adanya bonus itu sangat berpengaruh terhadap motivasi para atlet. Dia juga berharap, ada tambahan apresiasi dari pemkab terhadap para atlet-atlet yang ada di Pamekasan.

“Berharapnya ada tambahan apresiasi lain, meskipun tidak berupa uang. Karena itu sangat berdampak terhadap motivasi kami,” ujarnya, Senin (25/9/2023).

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *