Positif Covid-19 Meningkat, Inpres dan Perbup di Bangkalan Tidak Bertaji

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID/Bangkalan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tampak keteteran salam menyikapi tetap merebaknya angka positif yang terinfeksi Covid-19. Akibatnya, pemkab akan segera mengadakan rapat koordinasi terkait peningkatan jumlah kasus Covid-19 dalam masa adaptasi baru, Kamis (10/9/20).

Keputusan itu diambil lantaran angka kasus Covid-19 di kabupaten paling barat di Madura ini meningkat selama masa adaptasi baru ini.

Bacaan Lainnya

Juru Bicara Humas Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan Agus Zaen mengatakan, pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk mengevaluasi Satgas, lantaran angka positif Covid-19 terus menambah.

“Akan segera dilakukan rakoor evaluasi satgas,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2020).

Inpres dan Perbup di Bangkalan tampak mandul, tak bertaju. Sebab, kasus pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bangkalan meningkat signifikan.

Data per 9 September, kasus Covid-19 pasien positif bertambah 17 orang. Sehingga, kasus positif menjadi 455 orang.

Sementara itu, ketika disinggung Perbup Nomor 63 Tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Bupati No 46 tentang percepatan pencegahan dan penanganan Covid-19, pihaknya mengaku kurang puas.

Untuk itu, dirinya mendorong agar Perbup Nomor 63 Tahun 2020 betul-betul dijalankan berupa sanksi keras terhadap pelanggar protokol kesehatan di Bangkalan.

“Masa sosialisasi Perbup 63/2020 dianggap sudah memadahi untuk ditingkatkan menjadi penegakan hukum protkes,” tandasnya.

Terpisah, Bupati Bangkalan R. Latif Amin Imron kembali mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan protokol kesehatan yang berlaku yaitu Perbup Nomor 63 Tahun 2020.

“Kami berharap dengan adanya Inpres 6/2020 dan Perbup yang telah kami keluarkan, agar masyarakat lebih disiplin lagi dengan mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada,” tuturnya.

Ra Latif mengatakan Indonesia saat ini sedang di lock down oleh negara lain, dengan demikian masyarakat agar meningkatkan lagu kesadaran untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini.

“Kita saat ini lagi di lock down oleh negara tetangga kita, sehingga harapan kami ke depan masyarakat maupun tim satgas sendiri harus mematuhi Inpres dan Perbup tersebut,” tutup Ra Latif. (Salman/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *