oleh

Postur APBD 2020 Dihitung Ulang, Transfer ke Daerah Berkurang Rp165 M

Kabarmadura.id/SUMENEP-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep harus menghitung ulang postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Pasalnya, pemerintah pusat mengurangi uang transfer ke daerah baik berupa penyesuaian DAU, DAK, DD, akibat dari menurunnya pendapatan negara.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Semenep Edy Rasiadi mengatakan, Pemkab Sumenep masih menghitung ulang kekuatan APBD 2020, khususnya dalam menanggulangi wabah Covid-19. Namun yang jelas, terdapat penurunan sekitar Rp165 miliar dari transfer pusat.

“Saat ini masih dihitung ulang,” katanya, Senin (27/4/2020).

Dijelaskan, dengan adanya penyesuaian dari pemerintah pusat, maka program Organsisasi Perangkat Daerah (OPD) dikurangi masing-masing 50 persen dari anggaran yang diprogramkan.

Menurutnya, penjelasan lebih detail akan selesai pada hari Rabu (29/4/2020).

Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perpres Nomor 50 Tahun 2020. Perpres ini menjadi aturan turunan yang memuat perubahan postur dan rincian APBN 2020 sebagai turunan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang terbit sebagai antisipasi pandemi Corona atau Covid-19.

Dalam perpres itu, pemerintah resmi mengubah postur APBN 2020 dengan perkiraan penerimaan menjadi Rp1.760,9 triliun, dari perkiraan sebelumnya yang berada di kisaran Rp2.233,2 triliun.

Rinciannya penerimaan perpajakan ditaksir hanya menyentuh Rp1.462,6 triliun turun dibanding postur sebelumnya di kisaran Rp1.865,7 triliun. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diperkirakan hanya mencapai Rp297,7 triliun, turun dari postur sebelumnya di kisaran Rp367 triliun.

Lalu penerimaan hibah ditargetkan menjadi Rp498,7 triliun naik drastis dari estimasi APBN 2020 sebelumnya yang hanya Rp0,5 triliun. (imd/pai)

Komentar

News Feed