Potret Aktivitas Komunitas Remaja Muarah Padelegan, Tekan Kenakalan dengan Pengajian dan Pembudidayaan Mangrove

Uncategorized22 Dilihat

 

KABARMADURA.ID | Komunitas ini terbentuk dari tongkrongan remaja. Namanya adalah komunitas Remaja Muarah Padelegan. Salah satu yang menjadi perhatian dan fokus komunitas ini yaitu kesejahteraan masyarakat. Hal itu diungkapkan langsung oleh ketua komunitas Remaja Muarah Padelegan, Misbahol Hairi.

 

SAFIRA NUR LAILY, PAMEKASAN

 

Komunitas itu awal mulanya berasal dari sekumpulan remaja setempat yang sering kumpul di malam hari tanpa tujuan yang jelas. Atas keresahan itulah, Misbahol Hairi dan beberapa kawan lainnya beriinisiatif untuk menjadikan perkumpulan itu menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sehingga lahirlah komunitas Remaja Muarah Padelegan pada bulan Agustus 2018 silam.

 

Ia mengatakan, komunitas yang berada di bawah naungannya itu kini kerap kali memberikan bantuan sosial kepada anak yatim dan janda. Dia menyebut, bantuan sosial yang dilakukan itu berasal dari iuran masing-masing anggota. Diakuinya, para anggota komunitas itu benar-benar antusias mengikuti segala macam program yang direncanakan.

Baca Juga :  Gabungan Komunitas Trail di Bangkalan Gelar Baksos untuk Pembangunan Masjid dan Anak Yatim

 

“Meskipun minim anggaran, kami masih bisa memberikan bantuan sosial kepada anak yatim dan janda. Kami juga ikut memberikan bantuan air mineral apabila ada orang yang meninggal. Mungkin karena kami berangkatnya dari hati, jadi ada aja jalan,” terang Bahol, sapaan akrabnya.

 

Selain menyalurkan bantuan sosial, pihaknya juga menggelar aktivitas rutin berupa peningkatan kegiatan ubudiyah yang dilakukan setiap malam minggu. Kegiatan ubudiyah yang dimaksud seperti perkumpulan untuk membaca sholawat atau ngaji bersama.

 

Salah satu alasan pihaknya menggelar kegiatan tersebut yaitu untuk menekan terjadinya kenakalan remaja di Dusun Muarah, Desa Padelegan. Tidak hanya itu, dia juga melakukan pembudidayaan mangrove sebagai upaya menekan kenakalan remaja.

 

Menurutnya, remaja di lingkungannya tersebut harus memiliki sarana untuk membangun karakternya. Bahol menyebut, selama ini pihaknya mendapatkan dukungan dan respon baik dari warga dan pemerintah desa setempat. Dia berharap, adanya komunitas itu bisa memberikan kemanfaatan bagi warga setempat.

Baca Juga :  Bank BPRS Sumenep Sukses Gelar MHQ

 

“Komunitas ini masih di wilayah Dusun Muarah, kedepannya kami berharap semua dusun yang ada di Padelegan bisa bersatu dengan komunitas ini, untuk mensejahterakan desa Padelegan secara menyeluruh,” terangnya.

 

Redaktur: Mammad Aufal Fresky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *