Potret Kondisi Pelaku Usaha Konveksi di Masa Pandemi, Pesanan Merosot dan Karyawan Dirumahkan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MENURUN: Jumlah pesanan konveksi selama pandemi Covid-19 merosot tajam.

KABARMADURA.ID –Sejak kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berjilid-jilid diterapkan di Sampang,  produktivitas sejumlah bisnis konveksi rumahan  menurun. Sehingga, tidak sedikit pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam bidang kerajinan yang terancam pendapatannya sebab pesanan juga menurun.

FATHOR RAHMAN, SAMPANG

            Siti Maemunah, salah satu pelaku UMKM yang bergerak di bidang konveksi mengaku pendapatannya merosot tajam. Salah satu penyebabnya pesanan yang diterimanya berkurang. Baik pesanan yang perorangan maupun yang bersifat partai, atau dalam jumlah besar.

“Biasanya menjelang Idul Fitri di sini banyak pesanan. Tapi, dua kali Idul Fitri hanya sedikit,” ungkapnya.

Selain itu, perempuan yang kerap disapa Muna itu bercerita, pesanan secara partai atau lebih dari 10 potong pakaian  lumayan sering. Tapi sejak beberapa bulan terakhir, belum ada pesanan. Hal itu cukup berpengaruh pada pendapatan yang diperolehnya. .

Termasuk pada pemesanan seragam sekolah, selama dua tahun menurun drastis. Menurutnya, salah satu faktornya karena pada awal masuk tahun ajaran baru, proses belajar di sekolah masih daring. Terlebih diberlakukannya PPKM yang berkepanjangan. Sehingga banyak siswa yang membeli seragam jadinya ke toko.

Ia juga menuturkan, sejumlah pengusaha konveksi harus memutus kerja sama dengan karyawannya. Sebab, upah yang dibayarkan kepada karyawannya itu berdasarkan pesanan jahit per baju.

“Kalau saya, sejak dulu memang tidak membayar bulanan. Tapi setiap potong baju ada harganya. Semakin banyak memotong maka semakin banyak bayaran diterima,” katanya.

Ia melanjutkan, sementara masih memutus kerja sama dengan karyawannya. Sehingga, ia harus mengerjakan pesanannya sendiri.

 

REDAKTUR: Muhammad Aufal Fresky:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *