Potret Perkembangan Seleksi CPNS di Madura

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOKUMEN) BERSAING KETAT: Pendaftaran CPNS tahun 2021 di Sampang membludak.

KABARMADURA.ID – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Sampang cukup membludak. Sementara kuota yang tersedia sangat sedikit. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Informasi Kepegawaian dan Pengembangan Karir Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Hendro Sugiarto.

Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Madura dari BKPSDM Sampang, jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 1.287 orang dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mencapai 2.219 orang. Sementara kuota rekrutmen tahun 2021 terbatas, yaitu untuk CPNS hanya 76 orang dan PPPK 301 orang.

Bacaan Lainnya

Pria yang kerap disapa Hendro tersebut menguraikan, saat ini rekrutmen abdi negara dalam tahapan proses penyelesaian verifikasi administrasi. Sehingga belum bisa dipastikan jumlah pendaftar yang lulus, karena menurutnya, semua berkas pendaftar masih diverifikasi panitia.

“Jumlah pendaftar CPNS dan PPPK sangat banyak, mencapai 3.506 orang. Sedangkan kouta yang tersedia hanya 377 orang. Maka dipastikan persaingan sangat ketat,” ulas Hendro saat dihubungi Kabar Madura, Rabu (28/7/2021).

Lanjut Hendro, untuk pelaksanaan masih menunggu proses administrasi selesai. Pihaknya berdalih belum mengetahui secara pasti terkait sistem pelaksanaan tes tersebut. Karena nanti dijadwalkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah daerah hanya melaksanakan sesuai tahapan dan ketentuan dari pusat.

“Untuk pendaftar CPNS yang paling banyak peminatnya yakni perawat; sementara PPPK ini semuanya dari guru,” ulas Hendro.

Disinggung soal persiapan anggaran, Hendro memastikan untuk rekrutmen CPNS didanai dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun anggaran berjalan. Sementara PPPK langsung dari pemerintah pusat. Ia sendiri tidak menyebutkan besaran anggaran.

“Yang jelas anggarannya sudah disiapkan, mulai dari tahap awal, hingga pelaksanaan tes berakhir,” jelasnya.

Sementara itu, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Sampang saat ini tercatat 7.240 orang. Rinciannya yaitu PNS 6.824 orang dan PPPK 416 orang.

Antusias, 3 Ribu Pendaftar Berebut Status ASN

Sementara itu, pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja  (PPPK) telah berakhir 26 Juli 2021. Dilihat dari pendaftar yang sudah mensubmit dokumen dan data, nampak masyarakat antusiasme masyarakat menjadi aparatur sipil negara (ASN) sangat tinggi.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan mencatat ada sekitar 3.387 pelamar untuk CPNS akan berebut status jabatan tersebut.

Kepala BKPSDA Bangkalan Roosli Soelihariyono mengatakan, pelamar untuk PPPK non guru sebanyak 502 pendaftar yang sudah memasukkan berkas. Ia mengakui, untuk pelamar PPPK, pihaknya tidak mengetahui jumlah persisnya, sebab langsung masuk ke website Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Republik Indonesia (Kemendikbud RI).

“Sementara kalau CPNS kami membutuhkan 151 formasi. Kalau PPPK kami membutuhkan 965 orang,” katanya, Rabu (28/7/2021).

Rinciannya, CPNS hanya membuka lowongan tenaga kesehatan 33 orang dan tenaga teknis 118 orang. Lowongan PPPK untuk guru 921 orang, tenaga kesehatan 16 orang, dan tenaga teknis 28 orang. Dari ribuan pendaftar itu, lelaki yang kerap disapa Nonok itu menyampaikan,  belum melakukan rincian formasi mana yang paling diminati dan minim pendaftar.

“Kami belum lakukan rekap berapa pendaftar dari masing-masing formasi. Alur pendaftaran tahun ini dengan tahun lalu tidak jauh berbeda,” jelasnya saat ditemui di ruangannya.

Sementara itu, penerimaan CPNS tahun ini lebih sedikit. Namun, untuk PPPK jauh lebih banyak dari pada sebelumnya. Nonok mengakui, formasi yang paling banyak dibutuhkan yaitu  tenaga teknis seperti pegawai administrasi dan perawat, sebab menurutnya, guru sudah masuk di PPPK.

“Kami memang jatah sedikit tahun ini, alasannya kami tidak tau. Karena langsung turun dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) segitu,” tuturnya.

Mengenai anggaran, pihaknya belum memastikan berapa nominalnya, sebab masih belum ada skenario proses pelaksanaan tesnya dan belum ada petunjuk dari BKN. Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan Taufan Zairinsjah berpesan kepada seluruh pelamar yang nantinya lolos seleksi administrasi agar harus belajar.

“Sebab sekarang ini, di tangan mereka pribadi agar bisa lolos. ASN sekarang itu pegawai smart, sebab tesnya harus dikerjakan sendiri dan tidak kaleng-kaleng. Sebab, lolos tidaknya berdasarkan nilai hasil tesnya,” tuturnya.

Dia juga berpesan agar tidak percaya calo dan iming-iming lainnya. Sebab menurutnya, pelaksanaan murni harus dilakukan oleh pelamar sendiri dan berdasarkan nilai tes. Ia juga menambahkan agar peserta tidak salah memilih formasi dan melakukan maladministrasi.

“Makanya teman-teman ini harus teliti,” tutupnya. (timKM)

Pendaftaran CPNS Tahun 2021 di Sampang

-Jumlah pendaftar CPNS: 1.287 orang

– Jumlah pendaftar PPPK:  2.219 orang

– Kuota rekrutmen CPNS: 76 orang

-Kuota rekrutmen PPPK: 301 orang

Pendaftaran CPNS Tahun 2021 di Bangkalan

  • Total pendaftar CPNS: 3.387 orang
  • Pendaftar PPPK non guru sebanyak: 502 orang
  • Kuota rekrutmen CPNS: 151 orang

Tenaga kesehatan: 33 orang

Tenaga teknis: 118 orang

  • Kuota rekrutmen PPPK: 965 orang

Guru: 921 orang,

Tenaga kesehatan: 16 orang

Tenaga teknis 28 orang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *