Potret  Zumrotun Aini, Wisudawan Terbaik FKIP Universitas Madura

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) Zumrotun Aini: Wisudawan terbaik FKIP Unira

KABARMADURA.ID | Prestasi yang ditorehkan sosok satu ini terbilang cukup inspiratif. Terbukti, pada acara wisuda ke-32 Universitas Madura (Unira), ia dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik ke-2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Madura (Unira). Ia adalah Zumrotun Aini, perempuan kelahiran Sampang, 12 Februari 1998.

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN

Ia mengaku tidak pernah menduga akan ditetapkan sebagai wisudawan terbaik. Sebab, ia merasa selama ini belajar layaknya mahasiswa pada umumnya. Kendati demikian, ia bersyukur atas penobatannya tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saya juga tidak menyangka bisa menjadi wisudawan terbaik, karena yang saya lakukan hanya belajar dan mengerjakan tugas tepat waktu seperti yang dosen perintahkan,” paparnya, Kamis (2/12/2021).

Perempuan asal Dusun Pesisir, Tambaan, Camplong, Sampang, itu menceritakan bahwa selama ini ia hanya rajin dalam belajar dan selalu memohon restu dari orangtuanya. “Motivasi terbesar saya, yang pasti orangtua dan keluarga. Karena saya ingin membanggakan kedua orangtua, maka saya selalu berusaha, meski bukan menjadi yang terbaik, intinya tidak mengecewakan,” ulasnya.

Tidak hanya itu, perempuan yang mengambil Jurusan Pendidikan Matematika itu mengaku sangat bangga telah mengenyam pendidikan di Unira, “Kuliah di Unira sangat menyenangkan, terlebih akses wifi dan spot belajar yang  dibangun, dapat memudahkan proses belajar. Seperti kerja kelompok dan rapat organisasi menjadi lebih nyaman,” urainya.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi agar tekun dalam belajar dan mengamalkan setiap ilmu yang didapatkan. Salah satu cara mengamalkan ilmu yaitu dengan membantu teman lainnya yang sedang kesusahan dalam memahami materi perkuliahan.

“Boleh kalian mengikuti organisasi baik intra maupun ekstra tapi jangan kesampingkan pendidikan. Karena dalam hal ini, saya juga terbilang mahasiswa yang cukup aktif dalam organisasi intra yaitu Himpunan mahasiswa matematika (Himatika) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP, akan tetapi saya tetap mengutamakan pendidikan dan tugas kuliah sebelum kegiatan organisasi,” pesannya kepada para mahasiswa.

 

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Tinggalkan Balasan