PPKM Darurat, Disdukcapil Sumenep Batasi Layanan Cetak

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) SEPI: Akibat PPKM layanan di MPP tampak tidak ada pengunjung.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Pelayanan administrasi secara online di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep pada Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tidak ada pembatasan. Namun pemberlakuan itu tidak semua untuk pelayanan administrasi, sementara khusus layanan langsung tetap diberlakukan pembatasan.

Kepala Disdukcapil Sumenep R. Achmad Syahwan Efendy mengatakan, untuk layanan langsung seperti perekaman kartu tanda penduduk (KTP) diterapkan pembatasan selama PPKM Darurat ini. Maka dari itu ia meminta kepada masyarakat harus lebih paham apabila jam pelayanan tidak maksimal.

Bacaan Lainnya

“Layanan di kecamatan juga kami 50 persen WFH. Sebab sesuai dengan perintah PPKM, jadi ada pembatasan layanan juga,” kata Sahwan.

Sementara untuk layanan online tidak diterapkan pembatasan, misalnya seperti mencetak kartu keluarga (KK) bisa mencetak langsung secara online, termasuk layanan online lainnya juga tidak dibatasi.

Dikatakan Syahwan, untuk layanan dokumen langsung, misalnya KTP selain harus menggunakan jasa petugas di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP), maka dibatasi maksimal 250 layanan dokumen setiap harinya.

“”Kalau layanan di MPP juga kami batasi, awalnya kami terapkan sampai pukul 12 siang. Tetapi berhubung diterapkan WFH maka kami layanani sampai pukul 4 sore tetapi dengan 50 persen bekerja dari rumah,” imbuhnya.

Sementara itu, Junaidi salah satu pengunjung mengatakan, sampai pukul 13:30 layanan MPP masih istirahat, sehingga hal itu berdampak atau lambat pada proses pelayanan.

“Kami tadi jam satu siang masih istirahat, dan ditunggu sampai setengah jam lebih masih istirahat juga,” paparnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *