PPKM Diperpanjang, PAD Sektor Hiburan Anjlok

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ZUBAIDI) MEROSOT: Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor hiburan mengalami penurunan drastis akibat kebijakan PPKM.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kekurangan pemasukan dari hasil pajak. Hal tersebut disebabkan sebagian pelaku usaha memilih tidak beroperasi sejak wabah Covid-19 melanda. Salah satunya yaitu sektor hiburan sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemasukannya menurun drastis.

Kepala Bidang (Kabid) Badan Pendapatan Keuangan Pajak dan Retribusi Daerah (BPKPD) Pamekasan Rahmat Hidayat mengatakan, dari target Rp500 juta, hanya terealisasi 6 persen atau Rp35 juta saja.

Bacaan Lainnya

“Dari Januari hingga Juli 2021, hanya terealisasi 6 persen. Masih ada selisih sebesar Rp540 Juta,” terangnya, Minggu (8/8/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan, dari 8 sektor PAD yang dikelola oleh pemkab, PAD sektor hiburan menjadi penyumbang paling sedikit. Menurutnya, hal itu disebabkan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang membatasi mobilitas masyarakat.

“Semenjak wabah ini kan semua hiburan disini ditutup seperti sepak bola. Karena hanya dari itu kita,” sambungnya.

Ia mengatakan, dibandingkan dengan PAD hiburan. PAD di sektor lain seperti PAD kafe dan restoran dari target Rp1,2 miliar, sudah terealisasi sebesar 48 persen.

“Jika wabah ini telah usai, sepak bola kan bisa kembali digelar. Karena penyumbang PAD hiburan yakni dari  sepak bola,” pungkasnya. (bai/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *