PPP Bidik Tokoh Beruang untuk Nyaleg, Tidak Buka Pendaftaran


PPP Bidik Tokoh Beruang untuk Nyaleg, Tidak Buka Pendaftaran
(PPP FOR KM) MASUK AKAL: Sekretaris DPC PPP Bangkalan Nur Hasan (paling kanan) menegaskan bahwa caleg yang dibutuhkan di partainya adalah yang memiliki cukup uang dalam menopang mobilitas politiknya.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN/SUMENEP-Sejumlah partai politik memilih jaring bakal calon anggota legislatif (caleg) secara tertutup. Seperti Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bangkalan dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Sumenep.

Sekretaris DPC PPP Bangkalan Nur Hasan mengatakan, alasan menggunakan operasi senyap dalam menjaring bakal caleg karena ingin memperoleh calon yang dinilai memiliki kemampuan bertarung. 

Dalam penjaringan itu, pengurus DPC PPP mendekati beberapa tokoh potensial. Nur Hasan menyebut langkah tersebut sebagai model jemput bola. Menunggu tokoh datang dinilai sudah bukan zamannya. 

“Kami ingin menjadi partai yang gerakan dan bekerjanya luar biasa, jadi tidak biasa biasa saja. Jadi jika kami memandang salah satu tokoh ini mampu bertarung, kami dekati,” ulasnya.

Figur yang dibidik adalah dua kalangan ketokohan, yakni ulama dan tokoh masyarakat plus belater. Tentu juga yang punya uang. Sebab, itu hal itu yang memang dibutuhkan untuk menopang mobilitas politiknya. 

“Yang jelas kalau di Bangkalan ini, pendidikan masih nomor kesekian, dua tokoh ini yang kami cari dan kami anggap mampu,” tuturnya.

Saat ini masih dalam proses penjaringan di seluruh daerah pemilihan (dapil) di Bangkalan. Sudah ada 22 calon terjaring. Bahkan diyakini sudah ada calon yang bakal jadi. Calon tersebut berasal dari daerah pilihan (dapil) Bangkalan III (Konang Kokop, dan Tanjungbumi). 

PPP saat ini memiliki 7 kursi di DPRD Bangkalan. Untuk Pemilu 2024, menargetkan minimal 10 kursi.

Sedangkan DPD PKS Sumenep, kendati hanya memiliki dua kursi di DPRD Sumenep, juga dominan menggunakan metode penjaringan tertutup. Dalam proses penjaringan tertutup, mendekati figur yang punya keinginan bersama PKS. Namun tetap membuka kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi caleg melalui PKS.

Namun bagi masyarakat umum yang tertarik melalui PKS, sebelum menjadi ditetapkan caleg, harus bersedia melalui pembinaan penyamaan visi dan misi PKS. 

"Penjaringannya di tidak terbuka, walaupun pada siapa saja bisa mendaftar melalui PKS ya," kata Ketua DPD PKS Sumenep Rimbun Hidayat, Minggu (16/10/2022). 

Penjaringan sudah dilakukan sejak Februari 2022 dan terus berlanjut hingga batas akhir pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setidaknya bulan Mei 2023 mendatang. Target pemenuhan kuota caleg juga akan diupayakan penuh 100 persen, yakni 50 orang. 

Untuk saat ini, DPD PKS Sumenep menargetkan minimal 5 kursi. Karena ada tujuan untuk bisa membuat fraksi sendiri di DPRD Sumenep. Saat ini, wakil dari PKS di DPRD Sumenep masih digabung dengan legislator lain untuk membentuk satu fraksi. 

“Target kami memang mencapai fraksi mandiri. Sebab, pada peleg sebelumnya PKS hanya mendapatkan 2 kursi. Sehingga, fraksinya digabung dengan partai lain," pungkasnya.

Reporter: Helmi Yahya, Imam Mahdi 

Redaktur: Wawan A. Husna