oleh

Presiden Indonesia EYF Raih Prestasi Membanggakan di Negara Jiran

Kabarmadura.id/Sumenep-President of Indonesia EYF (Education Youth Forum) Nadiyah Masithah Sani meraih prestasi gemilang di Asia Pacific University, Kuala Lumpur, Malaysia. Ia berhasil mendapatkan medali dan juara 1st runner up dalam lomba esai topik education and social behaviour. Ia merupakan delegasi dari Indonesia EYF sekaligus kepala jurusan akuntansi UNIBA Madura.

Founder Indonesia EYF Aswar mengatakan, acara tersebut diikuti oleh 11 negara yakni,Indonesia,Malaysia,India, Pakistan, Bangladesh, Kongo, Gambia, Euthopia, Filipina, Brunei Darussalam dan negara Singapura pada 28-30 November 2019 dengan jumlah 65 orang.

“Latar belakang para peserta beraneka macam ada yang masih pelajar di sekolah SMA, ada yang masih mahasiswa S1, mahasiswa S2, dosen, konsultan, pengusaha, yayasan pendidikan, karyawan swasta perusahaan,” katanya, Senin (13/01/2020).

Dalam acara tersebut, Nadiya mengenakan kebaya Madura sambil menampilkan puisi dalam bahasa Madura berjudul Maddhu E Tenga Saghare dan diiringi dengan lagu Madura Tanduk Majeng yang dibawakan oleh Arief Dermawan,  penduduk Malang merupakan mahasiswa dari STT PLN Jakarta. Puisi tersebut diciptakan oleh Nur Kholis, mahasiswa manajemen UNIBA angkatan 2018.

Dalam acara Asia Millenials Conference, Nadiyah berada dalam 1 tim bersama Kalimah Wasis Lestari dari Blora Jawa Tengah yang merupakan lulusan Universitas Erlangga Surabaya dalam kolaborasi essay dengan tema education and social behavior. Judul essay yang dibawakan adalah New Model of Indonesian Education System. Dan Essai tersebut menang mendapatkan juara 1st runner Up yaitu juara ke 2 se ASIA.

“Di Asia Pacific University, Nadiyah Masithah Sani dan Kalimah Wasis Lestari mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan paper essay tersebut di depan para peserta, panitia dan di hadapan Prof. Roy Dharmawan sebagai advisor for Dean and Guest Professor of College of Asean Studies – Guangxi University for Nationalities China,” ujarnya.

Aswan menambahkan, para narasumber acara tersebut adalah Dr. Mokhamad Farid sebagai Embassy Kuala Lumpur, Malaysia and attaché of Education Indonesia Clarence. Ramli sebagai Asia Pacific  University Regional Representative Indonesia, Alaa Bakar sebagai CEO GIVE and GO Youth Influencer Malaysia serta  Sanad Nashem sebagai APU regional representative, Southeast Asia dan Middle East Region Asst.

Prof Dr. Betanika Kartika dari IIUM University Malaysia, Prof Daud Ismail sebagai Deputy Dean Partnership and Income Generation Faculty of Economics and Management University Kebangsaan Malaysia. Primiputri Soeratmadja, MM, CH, CHt sebagai Certified Life Coach and NLP Practicioner.

Kegiatan tersebut terdiri dari konferensi  2 sesi tentang  Industry 4.0 and IR 5.0 Training based on ISO 9001 Introduction about Asia Pacific University Innovative Workshop Speakers Malaysia Tour Culture Performance,” tambahnya.

Sementara itu, Nadiyah Masithah Sani mengatakan,keberhasilan menjuarai di acara tersebut dan dapat medali dan juara 1st runner up dalam essay topik Education and social behaviour. Dengan prestasi itu merupakan kebanggaan bagi kedua orang tuanya, UNIBA Madura, serta Kabupaten Sumenep.

“Karya tulis saya adalah esai  Education and social behavior, yaitu berisi beberapa produk inovatif pendidikan yang saya tawarkan. Sehingga, saya berharap agar dinas pendidikan kabupaten sumenep beserta Pemprov Jatim bisa menggunakan produk Inovatif  dari hasil karya tulis saya ini untuk diaplikasikan di sumenep dan seluruh Jawa Timur,” pungkasnya.

Untuk diketahui, keberangkata Nadiyah ke Asia Pacific University didanai oleh Sumenep Dr. KH. Busyro Karim,  PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Bhakti Sumekar Sumenep, dan PT Wira Usaha Sumekar Sumenep. (imd)

Komentar

News Feed