oleh

Presiden Klub Madura United Tekankan PSSI Evaluasi Wasit Piala Menpora

KABARMADURA.ID – Presiden Madura United Achsanul Qosasi menaruh harapan besar terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Salah satunya agar memasukkan kinerja wasit di Piala Menpora 2021 dalam bahan evaluasi.

Tujuannya, agar turnamen pramusim tersebut agar tidak sebatas menjadi testimoni bagi penyelenggara dengan memperhatikan protokol kesehatan (protkes) di tengah wabah Covid-19.

Selain itu, suksesnya penyelenggaraan prakompetisi itu akan menjadi bahan pertimbangan atas turunnya izin keramaian untuk Liga 1 2021 dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Permintaan presiden klub yang biasa disapa AQ ini, berdasarkan sejumlah keputusan yang merugikan klub serta pemain. Madura United sendiri mengalami dampak yang paling fatal, yakni dianulirnya dua gol dalam dua pertandingan lantaran dinilai off-side.

Momentum merugikan itu terjadi saat Alberto Goncalves mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya, Minggu (28/3/2021) dan gol Bruno Lopes ke gawang Persik Kediri, Sabtu (3/4/2021).

“Wasit salah ambil keputusan itu biasa. Kami percayakan untuk PSSI melakukan evaluasi. Piala Menpora ini bukan hanya evaluasi klub, pemain dan penyelenggara, tapi untuk wasit dan hakim garis juga,” ungkapnya, Minggu (4/4/2021).

Pria kelahiran Sumenep ini juga berharap, PSSI selalu melakukan penyegaran terhadap wasit serta menerapkan sanksi tegas khusus untuk pengadil pertandingan itu saat melakukan kesalahan yang merugikan klub dan pemain.

Selain itu, federasi sepakbola Indonesia itu juga diminta meregenerasi wasit, serta mempercayakan peran wasit muda laga di level tertinggi.

Selayaknya, imbuh AQ, kebijakan Madura United yang peduli terhadap pemain muda, yakni dengan memberikan kesempatan untuk lima pemain mudanya di turnamen pramusim tersebut.

“Jika klub mengandalkan pemain muda, wasit juga harus yang muda-muda,” pungkasnya. (idy/waw)

Komentar

News Feed