oleh

Presiden Madura United Usulkan Mekanisme Pemilihan Sekjen PSSI, Seperti Apa?

Kabarmadura.id-Mundurnya Rathu Tisha Destria sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi perbincangan hangat saat ini, khususnya bagi pecinta sepak bola nasional.

Sejauh ini, PSSI belum memberikan informasi terkait mekanisme pemilihan suksesor Ratu Tisha tersebut. Tak ayal, Presiden Madura United Achsanul Qosasi memberikan usulan, agar pemilihannya sesuai dengan terpilihnya Ratu Tisha.

Ketika itu, kata presiden klub yang familiar disapa AQ ini, terdapat proses berjenjang yang hingga memakan waktu panjang, yakni 3 bulan. Serta, panitia seleksinya independen.

“Saya hanya mengusulkan kepada PSSI, agar dalam mencari calon Sekjen, PSSI harus menjalankan proses seperti saat memilih Ratu Tisha. Saat itu, prosesnya berjenjang dengan TPA (Tes Potensi Akademik) melalui Pansel (Panitia Seleksi) independen dan cara profesional. Sehingga, memakan waktu 3 bulan,” jelas AQ.

Lebih lanjut, pria asal Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep itu menyebutkan, langkah tersebut tepat agar pemilihan Sekjen PSSI tidak mengundang protes.

Di samping itu, AQ menerangkan kriteria layak menjadi Sekjen PSSI. Menurutnya, sebagai Sekjen PSSI harus memahami administrasi dan program, serta memiliki kepemimpinan dan jaringan yang luas hingga internasional.

“Itu menurut saya cara baik. Pecinta bola tidak ada yang protes, semua menyambut baik keputusan PSSI, karena dilakukan dengan proses yang baik. Sekjen itu jantungnya organisasi. Dia harus paham administrasi, program, memiliki leadership dan jaringan yang baik dengan pemerintah dan network international yang bagus. Sekjen bukan orang suruhan yang hanya diminta menyenangkan atasan,” tandasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed