Produksi Garam Sumenep Diuntungkan Stabilnya Panas, sudah Hasilkan 47 Ribu Ton

News138 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Cuaca di musim kemarau tahun 2023, diakui petambak garam, cukup berpihak pada produksi garam. Terbukti dengan capaian produksi garam yang mampu melebihi capaian tahun 2022 lalu. Sebelum musim berakhir, saat ini hasil produksinya sudah mencapai 47.296,10 ton.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep Agustiono Sulasno melalui Plt Kepala bidang (Kabid) Perikanan Budidaya Edie Ferrydianto menyampaikan, capaian tersebut sudah lebih baik dari 2022 lalu. Saat itu mencapai 45.752,72 ton di akhir musim dari target 100.000 ton.  Sedangkan saat ini, per 14 Agustus 2023, sudah mencapai 47.296,10 ton.

Capaian produksi garam itu meningkat drastis. Padahal Per Juli 2023 lalu masih mencapai 10.189,40 ton.  Dalam satu bulan ada penambahan sekitar 37.107 ton. Cuaca yang mendukung itu karena suhu panas terjadi terus menerus. Berbeda dengan  2022 lalu, banyak terganggu hujan.

Baca Juga:  Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pemkab Sampang Akan Bangun SPAM Rp2,3 Miliar

“Jadi husus produksi garam itu karena faktor alam, jika secara terus menerus panas maka lebih banyak memproduksi garam,” ujar Agustiono, Selasa (22/08/2023).

Menurutnya, jika dalam setiap bulan menghasilkan sekitar 37 ribu ton, maka kemungkinan di akhir 2023 bisa melampaui target produksi yang hanya 100 ribu ton. Harapannya, capaian produksi garam rakyat tahun ini mendapat sekitar 200 ribu ton lebih.

Jumlah produksi itu didapat dari lahan yang tersebar di 11 kecamatan di Sumenep. Luasannya 1.967,42 hektare.  Rinciannya, Kecamatan Gapura seluas 302,70, Kalianget 505,05 hektare, Saronggi 495,10 hektare, Pragaan 257,96 hektare, Gili Genting 176,74 hektare, Talango 8,00 hektare, Dungkek 0,75 hektare, Raas 126,30 hektare, Arjasa 24,50 hektare,  Kangayan 19,56 hektare, dan Kecamatan Sapeken seluas 50,76 hektare.

Baca Juga:  5 Cara Mudah Memasukkan Impian ke Pikiran Bawah Sadar Seperti yang Dilakukan Presiden Soekarno

CAPAIAN PRODUKSI GARAM RAKYAT SUMENEP

Gapura : 8.374,60 (KP1)

Kalianget : 17.261, 10 (KP1) dan  17,50 (KP2)

Saronggi : 7.024,00 (KP1)

Pragaan : 5.514,90(KP1)

Giligenting : 4.226,00 (KP2)

Talango :160,00 (KP1)

Ra’as : 2.707,00 (KP2)

Arjasa : 545,00 (KP2)

Kangayan : 339,00 (KP2)

Sapeken : 1.127,00 (KP2)

Jumlah: KP1: 38.334,60 +  KP2: 8.961,50

Total: 47.106,70 ton

*Luas Lahan: 1.967,42 Ha

Sumber Data: Diskan Sumenep (per 14 Agustus 2023)

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *