oleh

Program Beasiswa Santri, 63 Pesantren dalam Tahap Verifikasi

Kabarmadura.id/Pamekasan-Program beasiswa santri yang merupakan program prioritas Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Pamekasan Raja’e sudah sampai pada tahap verifikasi terhadap 63 pesantren mitra yang sudah dianggap memenuhi kriteria. Namun, masih tersisa 5 pesantren yang belum terverifikasi.

Menurut Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan Halifaturrahman, dari target 2 ribu orang penerima beasiswa santri yang direncanakan, saat ini sudah pada fase verifikasi santri di 63 pesantren mitra yang telah berkomitmen untuk menyukseskan program tersebut.

“Sampai saat ini, kita sedang melakukan verifikasi faktual ke masing-masing lembaga untuk memastikan santri yang diusulkan itu memang benar-benar santri di pondok tersebut. Karena itu memang prosedur yang kita miliki,” ungkapnya, Senin (14/9/2020).

Dia juga menjelaskan, pada proses yang sudah berjalan kepada sebanyak 58 pesantren mitra yang sudah dilakukan verifikasi, ternyata penerima yang diajukan sudah sesuai dengan kriteria yang diusulkan, sehingga dia sangat optimis program yang akan berlangsung tersebut akan berhasil sesuai dengan target yang diinginkan.

“Jadi setelah verifikasi faktual ini, maka dilanjutkan dengan membuatkan rekening terhadap masing-masing santri  penerima beasiswa itu,”ujarnya.

Mamank–sapaan akrabnya–menuturkan, penentuan kemitraan dalam program beasiswa ini adalah pesantren yang masuk kelas menengah ke bawah atau yang masih dalam proses berkembang. Selain juga memotivasi untuk terus berkontribusi pada intelektualitas penerima, beasiswa santri juga mampu menggerakan ekonomi kopontren yang ada.

“Tetapi juga mampu memberdayakan pesantren tersebut agar memiliki keberdayaan secara ekonomi, sehingga uang yang masuk untuk memenuhi kebutuhan santri itu bisa terpenuhi di dalam pesantren tersebut melalui koperasi,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Pamekasan Rida’I berharap beasiswa yang diberikan pemkab itu mampu mengcover para santri yang memang benar-benar membutuhkan.

“Program yang diberikan harus tepat sasaran,” tukasnya. (rul/pai)

Komentar

News Feed