Program Beasiswa Santri Pemkab Pamekasan Berhasil Tarik Perhatian Pemkab Magetan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ist) BEASISWA SANTRI: Program Beasiswa Santri akan diadopsi sebagai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Program Beasiswa Santri merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan di masa kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Raja’e. Saat ini, dilirik oleh Pemkab Magetan, karena dinilai sebagai program yang bagus untuk diadopsi di daerahnya.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan, Halifaaturrahman, mengatakan kedatangan Pemkab Magetan pada hari Juma’at yang lalu, untuk meniru program beasiswa santri, dan memberikan keterjaminan pendidikan bagi generasi bangsa.

“Mereka ingin belajar tentang program Pamekasan yang banyak mendapat perhatian secara luas oleh daerah lain, karena menurut mereka kebetulan di Magetan cukup banyak pesantren, bahkan ada pesantren besar di sana, mereka ingin mendalami program beasiswa santri yang ada di Pamekasan,” paparnya, Senin (07/12/2020).

Dijelaskannya, selain kegiatannya berlangsung khidmat, proses dari realisasi program beasiswa santri, persyaratan pesantren mitra, maupun penerima beasiswa santri, sebagai upaya pertimbangan dalam penerapan di daerah Magetan.

“Kami jelaskan, bahwa program beasiswa santri berbeda dengan program beasiswa secara umum, jika beasiswa umum setelah mendapatkan beasiswa dia lepas begitu saja, tetapi untuk beasiswa santri kan tidak, mereka tidak hanya difasilitasi kebutuhan, baik kebutuhan kehidupannya, pendidikannya, dan mereka dibimbing secara khusus,” urainya.

Mamang sapaannya menegaskan, program beasiswa santri yang digagas oleh Pemkab Pamekasan, tidak hanya memberikan beasiswa. Akan tetapi, dengan adanya dana yang diberikan bisa menggerakkan ekonomi di pesantren mitra yang telah ditunjuk.

“Di pesantren mitra itu, kami meminta agar memiliki koperasi. Sehingga dana beasiswa yang masuk pada masing-masing santri berputar di pondok pesantren, artinya kebutuhan di pondok itu, dipenuhi melalui koperasi yang ada di pesantren tersebut,” pungkasnya. (rul/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *