Program DAK Edukasi Museum Sumenep telah Terealisasi 80 Persen

News51 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Menjelang akhir tahun, Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep baru merealisasikan 80 persen kegiatan pengelolaan dana alokasi khusus (DAK) nonfisik dan fisik BOP museum atau disebut dengan edukasi wisata museum tahun anggaran 2023 ini. 

Kondisi itu mendapat sorotan dari anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Sameoddin. 

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyayangkan kinerja dinas terkait yang selalu lambat menjalankan program, terutama jika itu dari APBD yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat.

“Kan sigapnya realisasi itu mempunyai nilai positif, juga lebih dirasakan manfaatnya,” kata dia 

Baca Juga:  Gerak Taktis Bupati Sumenep Cegah Banjir Kembali Terjadi di Pragaan

Apalagi, penggunaannya untuk museum yang memang sering dikunjungi masyarakat luar Madura yang hendak berwisata religi ke Sumenep.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohammad Iksan  menyampaikan, bahwa yang sudah direalisasikan program nonfisik berupa edukasi koleksi keraton kepada siswa di Sumenep. 

“Sudah terealisasi separuh anggaran. Yakni untuk pemahaman, para siswa tentang koleksi museum sesuai dengan sejarahnya,” papar dia. 

Untuk selanjutnya, dana itu untuk digunakan untuk rehabilitasi koleksi museum, seperti keberadaan alat musik tradisional kleningan yang biasa dimainkan di museum Sumenep, itu bertujuan untuk mempertahankan kebudayaan yang berada di ujung timur Pulau Madura ini. 

Baca Juga:  Anggota DPRD Sumenep Meminta Agar Kegiatan Keagamaan Ditindak Lanjuti

Selain itu, sisa anggaran sekitar Rp350 juta itu juga akan digunakan untuk perawatan benda-benda Museum Keraton Sumenep, seperti kereta raja-raja terdahulu dan benda-benda koleksi lainnya yang berada di museum. 

“Anggaran itu sebesar Rp700 juta, sama dengan anggaran tahun lalu. Tinggal 50 persen belum selesai, menunggu laporan keuangan selesai baru bisa cair,” imbuhnya. 

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *