Program FKUB di Kabupaten Sumenep Menyusut

News30 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Program Forum Kegiatan Umat Beragama (FKUB) hanya fokus di dua kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Pasongsongan dan Dasuk. Tahun sebelumnya, kegiatan tersebut menyasar enam kecamatan. Yakni, Kecamatan Rubaru, Saronggi, Mading, Dungkek, Talango dan Bluto. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bangkesbangpol) Sumenep Purwo Edi Prasetia, Kamis (9/3/2023).

Menurutnya, semakin menyusutnya sasaran program FKUB lantaran minimnya anggaran. Tahun ini anggaran untuk program FVKUB hanya Rp31.665.870. Rencana realisasi pada bulan Mei. Sedangkan di tahun sebelumnya anggaran FKUB tembus hingga ratusan juta. Kegiatan FKUB hanya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kerukunan antar umat beragama.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Meski berbeda agama, tetap saling menghargai dan tidak ada pertikaian. Untuk lokasi kepulauan saat ini tidak ada, mudah-mudahan masyarakat Sumenep tetap aman dan damai,” ujarnya kepada Kabar Madura.

Baca Juga:  Festival Paralayang Sumenep 2023, Bupati Fauzi: Bisa Jadi Pilihan Menikmati Libur Panjang

Pihaknya menuturkan, selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memperkokoh kerukunan umat beragama. Sedangkan bentuk kegiatan berupa seminar dengan mengundang sebagian masyarakat di setiap kecamatan yang menjadi sasaran FKUB. “Materinya mengenai pendirian rumah adat, sosialisasi dan cara menghormati sesama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Sumenep K. Qusyairi Zaini menegaskan, kerukunan dan sikap toleransi antar umat beragama merupakan syarat mutlak bagi terbangunnya sebuah integrasi nasional. Integrasi tersebut  menjadi syarat bagi keberhasilan pembangunan nasional.  “Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut,” responnya.

Program FKUB

  • Tahun 2022
    • Kecamatan
      • Rubaru
      • Saronggi
      • Manding
      • Dungkek
      • Talango
      • Bluto
    • Tahun 2023
      • Kecamatan
        • Pasongsongan
        • Dasuk
Baca Juga:  Kesimpulan Cuaca Berbeda, Penumpang Tujuan Masalembu Ditinggal

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Totok Iswanto

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *