Program Gema Sahabat Milik DPMD Hangus

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOKUMEN) BANTUAN: Akibat anggaran di refocusing, program Gema Sahabat batal direalisasikan.

KABARMADURA.ID, Sampang –Program Gerakan Bersama Menuju Sampang Hebat Bermartabat (Gema Sahabat)  di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang dibatalkan. Anggaran sebesar Rp1.680.000.000 hangus dan tidak bisa digunakan karena akibat adanya wabah Covid-19.

Berdasarkan informasi yang dirangkum Kabar Madura, bantuan tersebut rencananya akan direalisasikan kepada 12 desa yang tersebar di 7 kecamatan dengan jumlah penerima 672 orang. Setiap orang akan mendapatkan bantuan sebesar Rp2.500.000 yang dibelanjakan berbentuk barang.

Bacaan Lainnya

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMD Sampang Suhanto mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan Rp1,6 miliar lebih untuk program gema sahabat. Program tersebut diperuntukkan sebagai peningkatan perekonomian masyarakat di desa yang ada di Kota Bahari. Tetapi program tersebut terpaksa tidak bisa direalisasikan. Sebab, anggarannya direfocusing untuk penanganan mencegah penyebaran wabah Covid-19.

“Kemarin ada evaluasi untuk program gema sahabat ini, dan hasilnya tidak bisa dilaksanakan, karena anggarannya dipangkas karena Covid-19 ini,” ungkapnya, Kamis (5/11/2020).

Menurutnya, program bantuan yang diberikan kepada masyarakat desa atau masyarakat terdampak Covid-19 tahun 2020 sudah banyak. Sehingga bantuan peningkatan ekonomi seperti gema sahabat tersebut terpaksa anggarannya dialihkan.

Sedangkan untuk tahun depan, program tersebut masih belum dipastikan akan dilanjutkan atau tidak. Sebab, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan Bupati Sampang mengenai keberlanjutan program itu.

“Sekarang bantuan banyak, baik dari pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten, sehingga dana gema sahabat dialihkan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sampang Fauzan Adima menuturkan, saat ini banyak anggaran dipangkas untuk penanganan Covid-19. Akan tetapi jika di tahun ini tidak bisa dilaksanakan bisa dilanjutkan tahun depan apabila dinilai penting dan bermanfaat.

“Jika memang bermanfaat bisa dilanjutkan tahun depan. Tapi untuk tahun ini memang anggarannya banyak yang dialih fungsikan,” singkatnya. (mal/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *