Program Kepemudaan, KNPI Bangkalan Minta Dispora Jangan Tertutup

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) SERIUS: Perwakilan KNPI di setiap kecamatan saat melakukan audiensi di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Bangkalan, kemarin.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bangkalan mendatangi Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan. Kedatangan mereka untuk meminta agar dinas yang membidangi kepemudaan tersebut tidak pilih-pilih dan tidak tertutup soal kegiatan kepemudaan. Selama ini mereka menilai tidak ada kegiatan yang kreatif dari dinas tersebut.

Perwakilan dari KNPI Bangkalan Moh Pantor menyampaikan, kedatangannya bersama KNPI seluruh kecamatan terkait soal kinerja Dispora yang tidak efektif. Sebab, selama pademi tidak ada kegiatan kepemudaan maupun kegiatan lainnya yang berhubungan dengan kepemudaan.

Bacaan Lainnya

”Dinas ini seperti tidak ada kegiatan, seolah hanya itu-itu aja, tak ada perkembangan.” Katanya.

Sedangkan menurutnya, keterlibatan organisasi pemuda dalam pelaksanaan kegiatan dirasa perlu. Sebab, itu akan menjadi bukti ketercapaian apakah program tersebut berhasil atau tidak. Sedangkan KNPI juga salah satu organisasi kepemudaan yang struktural mulai tingkat pusat hingga kecamatan.

”Kami ini organisasi resmi saja tidak digandeng untuk dilibatkan, apalagi yang tidak resmi,” ulasnya.

Kegiatan seperti sosialisasi anti narkoba dan beberapa kegiatan lainnya harusnya bisa melibatkan organisasi pemuda. Baik di daerah pedesaan atau perkotaan.

”Kami ingin mereka berbenah, karena ini juga demi memajukan Bangkalan. Sehingga banyak yang bisa membantu,” paparnya.

Sedangkan Kabid Pelayanan Pemuda Dispora Bangkalan Amaluddin mengutarakan, kedatangan KNPI ke kantornya untuk memastikan dan menanyakan program sosialisasi untuk pemuda anti narkoba. Mereka menginginkan agar juga dilibatkan dalam program tersebut. ”Mereka hanya menginginkan agar dilibatkan langsung dalam kegiatan kami,” ulasnya.

Amaluddin menjelaskan, pihaknya tidak bermaksud untuk melakukan kegiatan secara tertutup. Tetapi karena masih minimnya jaringan pada organisasi kepemudaan. Sehingga kedepan jika sudah ada hubungan baik akan dilibatkan.

”Ini hanya kurang komunikasi saja, kedepan akan kami libatkan mereka,” pungkasnya. (km 59/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *