Program KIA Masih Berpusat di Kota

  • Whatsapp

Kabarmadura.id-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep mengakui realisasi program Kartu Identitas Anak (KIA)masih belum merata.

Setelah sekitar sebulan melaksanakan program tersebut, prioritas pogram masih untuk wilayah kota.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil)  Kabupaten Sumenep Wahasah.

Ia menyampaikan, program KIA untuk daerah luar perkotaan belum sama sekali tersentuh. Ia berdalih karena program tersebut masih terbilang baru dan harus terus disosialisasikan.

“Program KIA baru terlaksana yaitu baru bulan Juli ini kami memulainya, tetapi untuk daerah kota kami sudah informasikan dan sosialisasikan, bahkan kami keliling ke sekolah-sekolah,” katanya.

Meskipun sosialisasi program KIA masih berpusat di kota sehingga informasinya masih belum merata sampai pelosok, tetapi yang sudah mendaftar terbilang banyak, yaitu sudah sekitar 2000 anak.

Namun, jika dibandingkan dengan ketersediaan blangko yang mencapai 30 ribu unit, jumlah pendaftar masih 0,06 persen.

Wahasah juga menjelaskan, program KIA ini bertujuan agar orisinilitas identitas anak ini dapat terjamin ketika dibutuhkan. Sehingga pihaknya mulai berupaya untuk mensosialisasikan ke sekolah-sekolah yang menaungi anak di bawah 17 tahun.

Sementara itu Amainah selalu guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di salah satu lembaga yang ada di pelosok mengaku masih belum pernah dengar program KIA tersebut, sehingga di lembaga tersebut tidak ada satupun anak yang diajukan untuk mendapatkan KIA.

“Gak tau saya program KIA itu apa, baru dengan dari sampean ini,” katanya kepada Kabar Madura. (km48/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *