Program Mandek, Serapan APBD Sampang Rendah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) RENDAH: Sejumlah program di Kabupaten Sampang belum terealisasi akibatnya penyerapan anggaran masih rendah.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Hingga triwulan kedua, serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sampang masih rendah. Bahkan, serapan anggaran pada semester pertama juga paling buncit. Yakni, belum mencapai 50 persen.

Data yang dirangkum Kabar Madura, pada semester kedua serapan anggaran masih mencapai 25,4 persen atau Rp531.614.512.683 dari total anggaran sebesar Rp2.092.970.522.377. Sedikitnya, anggaran yang belum terserap mencapai Rp1.561.356.009.694.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan Badan Pendapatan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah (BPPKAD) Laili mengakui, penyerapan masih tergolong rendah. Namun, beberapa pekan kedepan anggaran akan terserap cukup signifikan.

Sedangkan, capaian anggaran pada semester pertama tidak optimal lantaran banyak program pemerintah belum terealisasi. “Pasti ada peningkatan kedepan. Karena, beberapa program akan banyak terealisasi, otomatis penyerapan akan meningkat,” optimisnya, Minggu (18/7/2021).

Menurutnya, data penyerapan yang baru masuk belum selesai diinput. Sehingga, penyerapan anggaran belum meningkat. Diakui, jika sudah banyak anggaran yang terserap namun belum ditambahkan ke penyerapan sebelumnya.

“Banyak transaksi organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum diinput. Makanya, belum ada penambahan data serapan. Namun, bukan ini kebaikannya akan signifikan,” dalihnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman meminta, pemerintah lebih serius merealisasikan program pembangunan. Sehingga, penyerapan anggaran tidak paling rendah diantara kabupaten lain di Jatim. Sebab, hal itu salah satu indikator ketidakseriusan pemerintah.

“Saya berharap pemerintah tidak main-main dengan waktu. Jika sudah waktunya pembangunan digelar jangan ditunda. Meskipun ngendapnya APBD di perbankan itu menguntungkan sejumlah pihak,” responnya. (man/ito)

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *