Program Pasar Murah di Disperindag Berakhir Kandas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) GAGAL: Anggaran pasar murah sampai saat ini sudah tidak bisa digunakan.(FOTO: KM/MOH RAZIN) GAGAL: Anggaran pasar murah sampai saat ini sudah tidak bisa digunakan.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Rencana kegiatan pasar murah di Sumenep tahun ini resmi gagal. Sebab, anggaran untuk kegiatan tahunan itu sampai saat ini belum bisa dicairkan alias masih utuh. Ngendapnya anggaran tersebut karena terkendala regulasi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep Agus Dwi Saputra mengatakan, kegiatan pasar murah  itu merupakan program yang rutin digelar setiap tahun. Untuk pelaksanaanya biasanya digelar pertengahan tahun.

Bacaan Lainnya

“Seperti yang saya sampaikan program pasar murah itu ternyata berbeda dengan tahun lalu, nomenklatur anggaran untuk subsidi ternyata tidak ada lagi, sehingga jika tetap dilaksanakan maka melanggar aturan nanti,” kata Agus, sapaan akrabnya.

Dengan pertimbangan itu, anggaran pasar murah tahun 2021 diajukan cukup besar yakni sebesar Rp1 miliar. Berhubung program itu gagal, maka saat ini anggaran tersebut masih utuh dan akan dialihkan ke program lain.

Biasanya, lanjut Agus, aktivitas pasar murah bakal digelar di setiap kecamatan, baik wilayah daratan maupun kepulauan. Pasar murah untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Alasan kami tidak berani karena urusannya dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), soalnya nomenklaturnya tidak ada, dan itu berubah tahun ini, padahal sudah direncanakan,” imbuhnya.

Dikatakan Agus, sebagai upaya awal untuk bisa merealisasikan program pasar murah. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan mengirim surat kepada BPK, namun hasilnya mentok setelah cukup lama menunggu kepastian atau rekomendasi terkait nasib anggaran tersebut.

“Ternyata tetap tidak bisa, maka terpaksa kami batalkan program itu,” tukasnya.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *