oleh

Program Penangkal Pengangguran Pemkab Sumenep Butuh Evaluasi

Kabarmadura.id/Sumenep-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengakui, beberapa program untuk memberantas pengangguran, harus banyak dievaluasi.

Bupati Sumenep A Busyro Karim menyampaikan, terkait berbagai macam kegiatan tersebut, di antaranya adalah pelatihan Wirausaha Muda Sumenep (WMS) dan Job Fair yang dilaksanakan rutin setiap tahun.

“Untuk wirausaha muda itu kan memang kami titik tekankan kepada para pemuda lebih-lebih dalam mental wirausaha, ternyata partisipasi masyarakat itu sangat besar, kami sediakan kouta untuk 1000 wirausaha muda yang mendaftar lebih dari 1000,” katanya, kemarin.

Bahkan, dari 1000 wirausaha muda yang sudah terdaftar, hanya sekitar 60 persen yang berhasil mengikuti pelatihan sampai tuntas, dari jadwal pelaksanaan yang telah ditentukan. Maka jelas, kinerja untuk memberantas pengangguran di Kota Keris masih banyak membutuhkan pembenahan-pembenahan.

“Yang lolos atau berhasil sampai tuntas itu ada sekitar 600 orang ini, dari jumlah awal yaitu seribu kouta. Dan wirausaha muda ini memang bukan satu-satunya program yang ditawarkan pemerintah untuk memberantas pengangguran,” imbuhnya.

Sementara bentuk program lainnya, adalah job fair yang ddiikuti sekitar 100 perusahaan dan 800 lowongan pekerjaan. Kegiatan itu sengaja dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Guna untuk menampung masyarakat yang memang membutuhkan lapangan pekerjaan tersebut.

Dia juga mengimbau agar upaya pemerintah untuk mengurangi pengangguran, dapat dimaksimalkan oleh para masyarakat, khususnya para pemuda yang belum menemukan kemandirian. Sehingga tawaran untuk memupuk keahlian dan keterampilan berwirausaha dari pemerintah dapat dilaksanakan secara sungguh-sungguh. (ara/waw)

 

 

Komentar

News Feed