oleh

Program Peningkatan Infrastuktur di Kabupaten Sampang Tersisa Rp18 M

Kabarmadura.id/Sampang-Pada tahun 2020, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang, menganggarkan program peningkatan struktur jalan kabupaten mencapai Rp57 miliar. Namun, anggaran itu saat ini sudah dirasionalisasikan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.

Catatan Kabar Madura, anggaran Rp57 miliar itu, bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) reguler Rp17 miliar, DAK afirmasi Rp4 miliar dan dana alokasi umum (DAU) Rp26 miliar, serta bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) Rp5,7 miliar. Namun setelah direalokasi untuk Covid-19 hanya tinggal sekitar 30-40 persen atau senilai Rp18 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Sampang Hasan Mustofa mengatakan,  untuk anggaran peningkatan jalan bersumber dari DAK sudah dialihkan 100 persen untuk Covid-19, DAU dikurangi lebih 50 persen sementara yang bersumber dari DBHCHT masih tetap.

“Setelah dilakukan rasionalisasi untuk Covid-19, anggaran peningkatan infrastruktur kabupaten tersisa sekitar Rp18 miliar saja,” ucap Hasan Mustofa, Minggu (26/4/2020).

Dirinya menjelaskan, proses pemangkasan anggaran itu dilakukan sebelum pengerjaan proyek dilaksanakan, saat ini masih dalam tahap perencanaan. Maka kebijakan itu, diklaim tidak menghambat dan mengganggu terhadap realisasi proyek.

Sayangnya, untuk total paket pengerjaan peningkatan infrastruktur tersebut, pihaknya berkelit tidak tahu secara detail. Namun, saat ini pengerjaan peningkatan jalan itu hanya difokuskan pada yang sangat prioritas.

“Saat ini hanya tersisa tidak lebih dari 10 paket, karena sudah direalokasikan untuk Covid-19, namun kami belum tahu pasti soal dimana pengerjaan jalan ini, masih dicari yang prioritas,” terangnya. (sub/pin)

Komentar

News Feed