Program RTLH Digelontorkan Rp5,2 M

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DIKERJAKAN: Program RTLH diharapkan tetap sasaran serta pengerjaanya sesuai petunjuk teknis.

KABARMADURA,ID, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (PU PKRP) dan Cipta Karya menggelontorkan anggaran sebesar Rp5,2 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Dinas PU PRKP dan Cipta Karya Sumenep Benny Irawan menyebutkan, tahun ini anggaran untuk program RTLH itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dikatakannya, bantuan itu memprioritaskan kepada rumah yang selama ini tidak layak dan hampir ambruk.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini berbeda dengan BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya), kalau itu tidak ada pengajuan. Karena program pusat, kalau RTLH harus pengajuan,” katanya, Rabu (13/1/2021).

Anggaran sebesar Rp5,2 miliar tersebut diperuntukkan kepada 210 keluarga penerima manfaat (KPM). Sementara saat ini semua penerima sedang dilakukan verifikasi.

Beni menambahkan, dari sekian penerima yang sudah lolos verifikasi bukan berarti tidak bisa gugur, misalnya sudah dapat bantuan dari sumber lain. Hal itu bisa diganti asal masih satu desa atau wilayah yang sama.
“Sudah tidak bisa mengajukan kalau sekarang, tetapi barangkali ada yang gagal meninggal misalnya, dan tidak punya keluarga maka bisa diganti,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi lll DPRD Sumenep M Ramzi mengingatkan, bantuas sosial (bansos) seperti itu sangat rawan dimainkan, maka menekankan agar program RTLH segera direalisasikan. Diakuinya, agar tidak terjadi penyelewengan, pihaknya selaku legislatif akan mengawal dengan ketat.

“Jika terlalu akhir nanti salah satu KPM dapat dari pihak lain, kan pas gagal nanti. Termasuk pantau pelaksanaannya agar dapat diterima secara utuh,” paparnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *