Program RTLH Pemkab Pamekasan Diharapkan Bisa Lahirkan Generasi Hebat

  • Whatsapp
SANGAT MEMBANTU: Masyarakat mengapresiasi bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) Pemkab Pamekasan.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN – Bupati Kabupaten Pamekasan H Baddrut Tamam memantau langsung secara bergiliran progres pembangunan  rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Teja Timur Kecamatan Pamekasan, Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur, dan Desa Klompang Barat Kecamatan Pakong, pada Rabu (6/10/2021).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu menegaskan,  program RTLH merupakan salah satu upaya Pemkab dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khususnya yang belum memiliki hunian yang masuk dalam kategori  layak. Selain itu, bupati berharap bantuan tersebut bisa melahirkan generasi hebat di kemudian hari. 

Bacaan Lainnya

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga menyebutkan, pembangunan yang sedang berlangsung tersebut dananya tidak semua bersumber dari APBD, tetapi juga dari swadaya penerima bantuan. 

“Alhamdulillah Pak Kades Bungbaruh luar biasa mencintai masyarakatnya, Pak Camatnya juga sangat peduli. Sehingga, kami akan mendorong semua yang berhak, agar bisa menerima bantuan perbaikan RTLH. Satu tahun, dua tahun, mau dapat semua, tidak mungkin,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Pamekasan Muharram mengutarakan, progres perbaikan 783 RTLH mencapai 80 persen. Pembangunan ditargetkan rampung akhir tahun. Setiap penerima mendapatkan Rp17,5 juta untuk pembangunan. 

“Kami targetkan akan terlaksana seratus persen, sampai akhir tahun. Mudah-mudahan tidak ada hambatan. kendalanya, selama ini ada pekerjaan yang sedikit molor, karena berbarengan dengan musim tembakau, sebagian tukangnya masih panen tembakau,” ulasnya.

Secara terperinci, dana pembangunan RTLH tahun 2021 berasal dari APBD untuk 722 RTLH. Sedangkan untuk 61 RTLH dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Jadi totalnya 783 RTLH yang sedang dibangun.

“Program ini selaras dengan program nasional, artinya yang menjadi kebutuhan dasar  masyarakat bisa terpenuhi,” ujarnya.

Terpisah, penerima program RTLH dari Desa Teja Timur Wasil Halili mengaku program dari tersebut sangat bermanfaat bagi keluarganya. “Sakalangkong atas bantuan yang diberikan, semoga bisa semakin barokah, dan Pak Bupati bisa terus sehat untuk memajukan Pamekasan,” pungkas Wasil..

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

  • Nama  kegiatan : Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
  • Sumber dana : APBD Tahun 2021
  • Jumlah penerima di setiap kecamatan pada tahun 2021:
BATUMARMAR 42
GALIS 61
KADUR 68
LARANGAN 29
PADEMAWU 124
PAKONG 41
PALENGAAN 48
PAMEKASAN 40
PASEAN 33
PEGANTENAN 59
PROPPO 37
TLANAKAN 108
WARU 32
JUMLAH TOTAL 722
  • Kriteria Penerima Bantuan :
  1. Memiliki KTP yang masih  berlaku
  2. Penerima masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
  3. Memiliki /menguasai tanah, dengan hak atas tanah yang sah sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak dalam status sengketa yang dibuktikan dengan surat pernyataan tidak dalam status sengketa
  4. Memiliki dan menempati rumah satu-satunya dalam kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) 
  5. Belum pernah memperoleh bantuan perbaikan rumah baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
  6. Berpenghasilan paling banyak sebesar upah minimum Kabupaten Pamekasan;
  7. Bersedia berswadaya dalam pelaksanaan perbaikan RTLH dan membentuk Kelompok Penerima Bantuan (KPB)
  8. Bersedia menghuni kembali rumah yang telah diperbaiki, setelah selesai pelaksanaan perbaikan RTLH
  9. Bersedia menggunakan bantuan perbaikan RTLH sesuai ketentuan dan sanggup menyelesaikan perbaikan RTLH sesuai dengan rencana teknis 
  • Data perbaikan RTLH 5 tahun terakhir :
TAHUN SUMBER DANA JUMLAH RTLH YG DIPERBAIKI SATUAN
2017 APBD 20 unit
2018 APBD 20 unit
2019 APBD 7 unit
2020 APBD 464 unit
2021 APBD 722 unit
jumlah total 1233 unit

Nama Kegiatan :  Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya

  • Sumber Dana : Dana Alokasi Khusus (DAK) Th 2021
  • Penerima bantuan di kecamatan Pamekasan, sebanyak 61 orang
  • Kriteria Penerima Bantuan :
  1. Memiliki KTP/ identitas diri yang berlaku;
  2. Penerima masuk dalam Kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
  3. Memiliki /menguasai tanah, dengan hak atas tanah yang sah sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak dalam status sengketa yang dibuktikan dengan surat pernyataan tidak dalam status sengketa.
  4. Memiliki dan menempati rumah satu-satunya dalam kondisi rumah tidak layak huni 
  5. Belum pernah memperoleh bantuan perbaikan rumah baik dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.
  6. Berpenghasilan paling banyak sebesar upah minimum kabupaten Pamekasan;
  7. Bersedia berswadaya dalam pelaksanaan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni dan membentuk Kelompok Penerima Bantuan (KPB);
  8. Bersedia menghuni kembali rumah yang telah diperbaiki, setelah selesai pelaksanaan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni;
  9. Bersedia menggunakan bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni sesuai ketentuan dan sanggup menyelesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni sesuai dengan rencana teknis 
  • Data perbaikan RTLH 5 tahun terakhir :
TAHUN SUMBER DANA JUMLAH RTLH YG DIPERBAIKI SATUAN
2017 DAK  307 unit
2018 DAK  155 unit
2019 DAK  175 unit
2020 DAK  130 unit
2021 DAK  61 unit
Jumlah Total 828 unit

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *