Program Sanitasi di Sumenep Masih Tahap Penyusunan RKM

(KM/MOH RAZIN ) BUDAYA HIDUP BERSIH: Tahapan penggunaan DAK 2022 bidang sanitasi mulai disosialisasikan kepada kelompok swadaya masyarakat.

KABARMADURA.ID | SUMENEPPemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai sosialisasi tingkat kabupaten terkait penggunaan dana lokasi khusus (DAK) bidang sanitasi tahun anggaran 2022.

Kepala Bidang Air Minum dan PLP Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep Dedi Falahudin, menjelaskan, program yang langsung disalurkan terhadap beberapa desa tersebut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumenep. Program tersebut masih tahap sosialisasi kepada kelompok swadaya masyarakat di lokasi kegiatan.

“Masih penyusunan rencana kerja masyarakat (RKM). Masih elum terealisasi sampai saat ini,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, program sanitasi merupakan salah satu hajat hidup dasar bagi seluruh masyarakat. Sehingga akses kepada sanitasi akan menentukan kualitas hidup masyarakat dan keberhasilan dari paradigma pembangunan di sektor sanitasi.

Selain itu, ia menambahkan, sanitasi merupakan pelayanan publik yang mempunyai kaitan erat dengan stunting dan pengentasan kemiskinan. TIdak memadainya prasarana sanitasi khususnya di pedesaan, ujar Dedi, berpengaruh buruk terhadap kondisi kesehatan dan lingkungan rumah tangga.

Sementara itu, penyediaan sanitasi yang baik; akan memberi dampak pada peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta waktu yang dapat dihemat dari usaha untuk mendapatkan sanitasi yang baik. Ketiga dampak tersebut akan memberikan dampak lanjutan berupa peningkatan produktivitas masyarakat.

Program yang bersumber dari DAK itu berupa  Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R). Sebanyak lima unit pembangunan jamban dan tangki septik individual sebanyak 400 unit yang tersebar di 12 kecamatan dan 13 desa, dengan besar anggaran Rp6,9 miliar.

“Kami mengajak masyarakat nanti ikut berpartisipasi dan merawat program tersebut. Sehingga fungsinya berkesinambungan,” pungkasnya.

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.