Program Sehat Nelayan Hanya Fokus Satu Desa

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Program Sertifikasi Hak Tanah Nelayan (Sehat Nelayan) hanya terfokus pada satu desa.  Pada tahun 2019, program tersebut fokus di Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar. Alasannya, Pemilihan desa tersebut berada pada kawasan penerima pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

Kasi Pengendalian dan Perlindungan Nelayan Kecil Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan Bambang Budi Santoso menyampaikan, tahun 2019 terdapat 150 jatah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk program Sehat Nelayan.

“Bantuan Sehat Nelayan langsung dari pemerintah pusat,” katanya, Minggu (25/8)

Dijelaskan, program tersebut itu ada tiga jenis realisasi bantuan, yakni, prasertifikasi, sertifikasi dan pascasertifikasi. Namun, menurutnya, pemerintah kabupaten (Pemkab) hanya bertugas pada prasertifikasi.

Bambang melanjutkan, cara melakukan pembagian itu yakni, Pemkab Pamekasan berkoordinasi dengan kepala desa. Setelah itu melakukan sosialisasi melakukan verifikasi faktual ke lapangan.

Hasilnya, menunggu dari kesepakatan. Jika tidak ada persoalan, dilanjutkan dengan proses sertifikasi yang dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Namun, jika ada persoalan maka proses itu diberhentikan atau dicarikan solusi lain.

“Kita terus berupaya melakukan dan menjalankan program kementrian itu selama bagi masyarakat bermanfaat,” paparnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Pamekasan Harun Suyitno menyampaikan, program Sehat Nelayan harus dimaksimalkan. Sebab, selain mendapat perlindungan kesehatan juga ada ikatan dengan pihak pemerintah.

Para nelayan yang mendapatkan bantuan harus proaktif menjalankan profesinya. Agar bantuan itu tidak sia sia. Selain itu, “Para nelayan harus terus berupaya melakukan yang terbaik bagi keluarga maupun pemerintah,” pungksanya. (Imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *