Program Transmigrasi di Sumenep Tidak Diminati

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) TAK DIMINATI: Program transmigrasi tidak ada pendaftar, masyarakat lebih memilih merantau.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Program transmigrasi di Sumenep minim tidak ada peminat. Hal itu terbukti dari kuota yang sudah disediakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaker) tidak ada yang mendafatar.

Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnakertrans Sumenep Ach. Kamarul Alam mengatakan, jumlah kuota transmigrasi tahun ini untuk dua kepala keluarga (KK). Meski jumlahnya tidak banyak namun tidak ada yang mendaftar.

Bacaan Lainnya

“Karena program transmigrasi tidak ada pendaftar, kalau kuotanya pasti ada. Dari provinsi tahun ini ada di daerah sendiri masih belum ada laporan, kami belum dapat laporan,” kata Alam, sapaan akrabnya, Senin (14/6/2021).

Menurutnya, di Sumenep berbeda dengan daerah lain, karena beberapa tahun terakhir ini tidak ada peminat. Sebab jika di daerah lain setiap tahunnya selalu ada warga mendaftarkan diri untuk ikut program ini. Salah satu faktornya masyarakat lebih memilih merantau daripada transmigrasi.

Faktor lain, lanjut Alam, masyarakat selain lebih memilih menjadi tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebagian banyak yang merantau ke Jakarta.

”Untuk program transmigrasi prosesnya harus melalui tahapan seleksi administrasi dan kelengkapan lainnya. Bagi yang ingin mengikuti harus benar-benar tidak memiliki tanggungan cicilan di daerah asalnya,” jelasnya.

Kendati seperti itu, untuk proses transmigrasi memang sulit direalisasikan. Hal itu karena banyak yang tidak betah di tempat baru mereka. Bahkan ada yang lebih memilih berhenti sebelum kontrak selesai.

“Kalau merantau kan jelas, mau kerja apa dan rencana ke depan bagaimana, dan bisa pulang sesuka hati,” pungkasnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *