oleh

Program Upsus Siwab Cara Tingkatkan Populasi Sapi Madura

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Program pemerintah berupa Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab) telah berhasil meningkatkan populasi sapi Madura. Pada tahun 2017, populasi sapi Madura mencapai 150.000 ekor, kemudian pada tahun 2018 hingga saat ini mencapai 190.000 ekor.
Kasi kesehatan Hewan (Keswan) Dinas ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan Fathul Qorib mengatakan, Upsus Siwab berhasil meningkatkan populasi sapi Madura. Namun, populasi sapi Madura juga dipengaruhi oleh tinggi rendahnya kebutuhan terhadap pemotongan sapi Madura.

“Jika banyak kebutuhan daging sapi otomatis selalu terjadi pemotongan maka populasi itu akan berkurang,” katanya, Minggu (21/4).

Dijelaskan, Upsus Siwab juga telah mampu menghasilkan sapi-sapi yang berkualitas dengan peningkatan kualitas sumber daya genetik ternak sapi. Untuk meningkatkan produksi daging sapi mencakup dua program utama yaitu peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (Inka).

“Seperti IB gratis, pemeriksaan kebuntingan gratis, pelayanan gratis semuanya itu melalui program upsus siwab,” kata Qorib.

Pengembangan Upsus Siwab , kata Qorib, dikhususkan di daerah kecamatan yang berada di daerah pantura yakni, kecamatan Pasean, Pakong, Batu Marmar dan Waru atau dikenal istilah Papabaru. Program tersebut berdasarkan peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting.

“Di daerah tersebut diharapkan steril karena memang dikuatkan SK Mentri,” katanya.

Terakhir qorib menuturkan, Selain itu ada pengembangan sapi di luar dan di dalam madura seperti istilah Sapi Madura dan Sapi Limosin, populasi sapi dengan ciri khas warna hitam di perut, kepala, dan tumbuh rambut.

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Apik menyampaikan, populasi sapi Madura harus tetap dijaga. Sebab, itu bagian dari pelestarian budaya di Pulau Garam salah satunya dengan memperkuat kelembagaan kelompok tani ternak yang tersebar di sejumlah wilayah di Pamekasan.

“Mendukung upaya pemerintah melalui Upsus Siwab. Diharapkan populasi sapi terus mengalami peningkatan setiap tahun,”pungkasnya.(km45/pai)

Komentar

News Feed