oleh

Program Wirausaha Muda Sumenep (WMS) Kembali Buka Pelatihan Tata Rias

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dalam rangka menebar benih talenta muda-mudi Sumenep di bidang wirausaha, tahun ini Wirausaha Muda Sumenep (WMS) kembali menggelar berbagai pelatihan, salah satunya pelatihan tata rias yang dimulai sejak 16 Agustus 2020 lalu.

Apalagi pelatihan tersebut menjadi peluang bisnis lebih terbuka lebar, bahkan telah dibuktikan dengan banyaknya alumni WMS di tahun-tahun sebelumnya. Peserta yang lulus pelatihan tata rias, sudah bekerja di usaha tata rias ternama di Kota Keris ini, misalnya seperti MUA Sumenep sekaligus owner Spa Keraton.

Selain itu, outputnya menjadi pengusaha mandiri, karena mayoritas sudah memiliki kemampuan membuka usaha sendiri dan sebagian tetap berproses dengan mengembangkan usaha di WMS.

“Itu yang tetap membuat kami berkomitmen, apalagi peluang usaha atau bisnisnya lebih mudah ketika kita sudah mempunyai kemampuan, maka kita akan kreatif,” kata Pendamping Pelatihan Tata Rias WMS Sumenep Lia Rahma.

Sejak pelatihan digelar kembali, di ruangan berukuran 6 x 12 ini penuh sesak. Bahkan di hari kesebelas pun, semangat mereka tidak padam untuk tetap mendatangi salah satu ruangan di rumah produksi WMS Sumenep itu.

Apalagi, latar belakang peserta memang ada yang sudah mempunyai pengalaman usaha di bidang dekorasi, sehingga bisnisnya semakin komplit setelah mengikuti pelatihan tata rias yang akan diselenggarakan selama 20 hari tersebut.

“Peserta kita ada 46 orang, mereka sangat berpotensi, salah satunya ada yang punya (uaha, red) dekorasi sendiri, sehingga ketika ada job hajatan, juga dia bisa nambah menu rias sendiri, kan enak punya tambahan pendapatan,” imbuhnya.

Menurut perempuan cantik asal Kecamatan Talango itu, peluang bisnis usaha berupa tata rias, sangat besar. Sehingga tidak heran jika para pemuda dan pemudi bertalenta itu penuh semangat mengikuti pembinaan dan pelatihan tata rias 2019 yang dilaksanakan Entrepreneuship Training and Development Centre (ETDC) Sumenep itu.

Tahun ini ada sekitar 15 pelatihan yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam program WMS. Pelatihan tersebut di antaranya katering olahan daging dan ikan, konvensi, batik, percetakan, desain grafis dan sablon, dan yang lainnya.

Pelatihan itu, merupakan salah satu program yang diluncurkan pemkab yang banyak diminati masyarakat terutama kalangan muda karena peluang bisnisnya cukup potensial. Bahkan, alumni WMS banyak yang telah memiliki usaha sendiri semisal roti kue, komputer, batik dan lain-lain yang mampu bersaing di pasaran.

“Kami memang berharap mereka bisa berkreasi setelah menerima pelatihan, karena kami lengkap materi-materinya, kalau mereka menguasai pasti profesional nanti,” pungkasnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed