oleh

Program WUB Bupati Pamekasan Berhasil Melahirkan Pabrik Sepatu di Desa Pasanggar

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Program Bupati Pamekasan Baddrut Tamam guna mencetak 10 ribu Wirausaha Baru (WUB), tampaknya telah menemui hasil yang maksimal.

Saat ini, sudah ada pemuda di Bumi Gerbang Salam yang berhasil memproduksi sepatu secara mandiri.

Salah satunya, yakni di Dusun Gunung Dajah, Desa Pasanggar, Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan. Pemuda di desa tersebut berhasil membuat sepatu sendiri dari hasil pelatihan WUB Pemkab Pamekasan.

Sekretaris Desa (Sekdes) Pasanggar Fathurrohman mengungkapkan, para pemuda yang membuat sepatu merupakan pemuda yang telah mengikuti pelatihan WUB yang diadakan pemkab setempat.

Dengan adanya program tersebut, tambahnya, sudah sangat membantu para pemuda Desa Pasanggar yang memang mempunyai keinginan untuk menjadi pengusaha.

Pihaknya juga mengatakan, saat ini PSG Production mempekerjakan 11 anak muda yang rata-rata dari mereka merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Pemkab Pamekasan ini sangat membantu dari segi pendanaan dan pengadaan mesin, sehingga pemuda di sini semangat menghadirkan WUB yang dinamakan PSG Production,” terangnya, Selasa (23/3/2021).

Pihaknya menceritakan, PSG Production merupakan singkatan dari Desa Pasanggar, mulai memproduksi sepatu dari Oktober tahun 2020. Saat ini telah berhasil membuat 15 model sepatu.

Bahkan, menurutnya, PSG Production sendiri saat ini telah berhasil memproduksi sepatu sekitar 10 ribu pasang, setiap harinya rata-rata memproduksi 30 pasang sepatu.

“Untuk gaji sendiri, jami hitung berdasarkan perolehan sepatu yang mereka buat dalam sehari,” tambahnya.

Namun, tambahnya, mereka sedikit mengalami kesulitan dalam segi pemasaran sepatu telah dibuat. Meski saat ini memang sudah ada toko khusus yang menjual sepatu hasil produksi PSG Production di Pasar Pengantenan serta sudah membentuk tim penjualan yang ditugaskan menjual ke Kota di Bumi Gerbang Salam, tapi itu kurang menunjang hasil pemasaran secara maksimal.

“Kesulitan kami dari awal produksi ialah pemasaran. Tapi, alhamdulillah saat ini kami sudah membentuk sales yang dikhususkan menjual sepatu PSG Production ke Kota Pamekasan serta ke kabupaten tetangga seperti Sumenep,” ungkapnya.

Sementara itu, Haris selaku Pemuda Desa Pasanggar atau WUB pembuatan sepatu PSG Productin, mengaku senang dan bangga dengan adanya pabrik sepatu yang ada di desanya tersebut.

Apalagi, tambah Haris, dirinya hanya lulusan SMA setempat. Semenjak adanya pabrik sepatu tersebut, pihaknya saat ini bisa mempunyai pekerjaan yang sedikit banyak bisa membantu kedua orang tuanya.

Haris sangat berteri makasih kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang telah menciptakan 10 ribu WUB di Bumi Gerbang Salam. Sehingga, sedikit banyak membantu perekonomian masyarakat di Kabupaten Pamekasan.

“Terima kasih Pak Bupati. Program WUB yang sampean buat sangat membantu para pemuda di Desa Pamekasan. Karena, saat ini mencari pekerjaan sangatlah sulit, apalagi hanya seperti saya yang hanya lulusan SMA,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi

Redaktur: Anam

Komentar

News Feed