Promosi ke Luar Negeri Dibatalkan, Disperindag Pamekasan Setop Event Gebyar Batik

News, Headline65 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan tidak lagi melanjutkan kegiatan promosi batik pada tahun 2023. Pada tahun sebelumnya, promosi itu dikemas dalam bentuk kegiatan bernama Gebyar Batik. Kini, anggaran untuk kegiatan itu sudah tidak disediakan.

Kata Kepala Bidang (Kabid) Pedagangan Disperindag Pamekasan Shalehah, sedianya, tahun 2023 ini, promosi batik asal Bumi Gerbang Salam itu akan diadakan di luar negeri. Namun saat diusulkan pada penyusunan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan tahun 2022, tidak mendapat pengesahan.

Sehingga kegiatan yang diprediksi memiliki kebutuhan Rp500 juta sampai Rp1 miliar itu tidak jadi dianggarkan.

Baca Juga:  Baru 8 Hari Jabat Pj Bupati Sampang, Warga Polisikan Rudi Arifiyanto

“Pastinya program itu baik semua, karena hanya penyesuian anggaran saja, kami mengusulkan dan tim anggaran yang akan menentukan, mungkin ada rencana lain dari anggaran,” paparnya, Minggu (5/3/2023).

Diakuinya, pada tahun 2022 lalu, alokasi anggaran yang digelontorkan berkisar Rp1,4 miliar. Sasaran kegiatannya di lima titik lokasi promosi, antara lain; Malang, Tuban, Surabaya, Bromo, dan Bali. Targetnya orang luar Pamekasan bisa mengetahui corak batik dan keindahannya, sehingga bisa terpikat dan bisa membeli batik khas Pamekasan.

“Ada info dari pengrajin yang secara langsung bertransaksi dengan konsumen. Ada pesanan untuk seragam dan songkok batik Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang, kemudian Matoz Malang, dan Bank Indonesia (BI) yang menggunakan batik Pamekasan sebagai salah satu souvenir,” ulasnya.

Baca Juga:  Pengusutan Kasus SWP Sampang Berkutat di Penyidikan, Pelapor Mangkir Panggilan Polres

Namun dia bertekad agar promosi perdagangan batik akan terus dilakukan kendati anggarannya tidak ada. Namun pihaknya masih berharap bisa ada anggaran yang bisa membantu promosi batik.

“Kami berharap promosi dagang ini bisa mendapatkan dana APBD 2023,” ulasnya.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *