oleh

Proses Tender Lamban, Dewan Sampang Warning ULP Barjas

KABARMADURA.ID, Sampang  – Dua bulan lebih menjelang akhir tahun 2020, sejumlah lelang pembangunan fisik masih banyak yang belum tuntas dilelang. Kondisi itu membuat kalangan legislatif mendesak unit layanan pengadaan (ULP) barang dan jasa (berjas) serius dan tidak main-main dalam menjalankan proses tender.

Ketua  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Faidol meminta agar pelaksana tender harus profesional. Sehingga semua tender tuntas dan segera dilakukan pekerjaan.

“Kami berharap ULP barjas tidak main-main. Semua pekerjaan bisa tuntas sebelum limit waktu akhir tahun berakhir,” katanya.

Dia mengungkapkan, jika hasil pantauannya, masih ada proyek yang belum ditender. Sehingga, terancam dikembalikan ke kas daerah. Terlebih waktunya yang sudah tersisa dua bulan lebih. Menurutnya, dari beberapa proyek yang tersisa masih proses lelang. Termasuk beberapa proyek lainnya ditender ulang.

“Kami berharap semua kontraktor bekerja secara profesional. Sehingga hasilnya berkualitas dan bermanfaat kepada masyarakat,” katanya.

Faidol menegaskan, jika ada kejanggalan dalam proses tender, pihaknya siap akan membuatkan rekomendasi. Sehingga kontraktor nakal segera diblacklist. Itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembangunan.

Dikatakan, jika pihaknya akan melakukan pengawasan semua pekerjaan fisik. Sehingga, semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana.

“Kita serius mengawasi semua pengerjaan proyek, jika ada yang tidak sesuai RAB kami akan rekom untuk dicoret atau catatan merah,” tegasnya.

Terpisah, Kepala ULP Barjas Pemkab Sampang  Chalilur Rahman  berusaha ditemui ke meja kerjanya tidak berhasil.  Terakhir dikonfirmasi ke nomor pribadinya tidak tersambung. (km54/mam)

 

 

 

 

Komentar

News Feed