Proyek BPWS Bakal Gusur Bangunan Sekolah

  • Whatsapp
(KM/FA'IN NADOFATUL M.) AHMAD FAHRUDIN ARROSI: PPK Pengadaan Lahan BPWS

Kabarmadura.id/Bangkalan-Wisata pesisir pantai yang akan ditempatkan di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, rupanya tidak cukup hanya memakan rumah warga setempat, namun juga bakal menggusur bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukilolo Barat II.

Lokasi tersebut berada di Dusun Sekarbungoh, Desa Sukolilo Barat. Namun anehnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan belum mengetahui rencana tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdik Bangkalan Ya’kub mengaku hanya menerima informasi tersebut dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.

“Kami taunya malah dikasih tahu oleh pemkab ketika ada rapat di pendopo. Belum ada koordinasi dari Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) ke kami,” ujarnya, Selasa (10/3/2020).

Konsepnya secara teknis, kata Ya’kub, juga belum ada informasi lebih lanjut dari BPWS.  Menurutnya, kesepakatan relokasi tersebut yang mengetahui adalah Pemkab Bangkalan dan pihak BPWS sendiri.

“Relokasi itu sendiri saya juga masih belum paham seperti apa. Cuma hanya ada surat  pemberitahuan relokasi untuk SDN Sukolilo Barat itu. Mau relokasi ke mana dan seperti apa kami belum tahu,” paparnya.

“Selama ini pihak BPWS belum pernah melibatkan kami untuk itu, belum pernah duduk bersama musyawarah seperti apa ke depannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Lahan BPWS Ahmad Fahrudin Arrosi membenarkan hal tersebut. Usai kesepakatan pembebasan lahan dengan warga Dusun Sekarbungoh selesai, pihaknya akan melakukan pembebasan lahan berikutnya yaitu SDN Sukolilo Barat II.

“Insyaallah sekolah itu nanti, untuk tahap berikutnya,” tutupnya.

Sekedar diketahui, penggusuran lembaga pendidikan yang ada di Sukolilo Barat ini karena adanya pengembangan Islamic Science Park (ISP). BPWS membutuhkan lahan seluas 7 hektar untuk ISP berupa wisata pesisir pantai.

Pengembangan tersebut berada di tiga dusun di Sukolilo Barat, Kecamatan Labang. Tiga dusun tersebut, yakni Sekarbungoh, Pulo Saroh dan Ketektimur. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *