Proyek Dikerjakan Asal-asalan, Bupati Sampang Ancam Blacklist Kontraktor

  • Bagikan
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) PROYEK: Jelang tahun pelaksanaan pekerjaan proyek fisik banyak dikerjakan dengan limit waktu lebih singkat. Wakil rakyat menilai pekerjaan akhir tahun rawan pelanggaran.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Menjelang tutup tahun, pelaksanaan pekerjaan proyek fisik banyak dikerjakan dengan limit waktu lebih singkat. Wakil rakyat menilai pekerjaan akhir tahun rawan pelanggaran.

Sehingga, pengawasan harus dilakukan secara ketat. Sebab tidak sedikit proyek yang diprediksi tidak selesai tepat waktu. Sehingga, kualitas pekerjaan perlu diawasi oleh dinas teknis.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Sampang Fadol, pihaknya berjanji akan terus membelejeti pekerjaan proyek. Sebab program akhir tahun banyak dikerjakan bersamaan. “Kami perlu melakukan pengawasan sebagaimana fungsi legislatif,” ucapnya.

Dia meminta semua kontraktor tetap profesional. Sehingga pekerjaan tetap mengikuti aturan yang berlaku. Salah satunya ketaatan terhadap rencana anggaran biaya (RAB). Targetnya agar pemanfaatan pembangunan kepada masyarakat lebih baik.

“Semua pekerjaan sudah ada RAB-nya. Sehingga tidak ada alasan pelaksana tidak mengetahui acuan yang sudah ada,” jelasnya.

Fadol menegaskan, jika kontraktor tidak main-main dengan keuangan negara. Apalagi sifatnya bersentuhan dengan fasilitas masyarakat. Sehingga, pekerjaan proyek harus mempertimbangkan asas manfaat. Jika kualitas baik, maka pemanfaatan pembangunan akan lebih lama.

“Kami berharap semua bekerja secara profesional. Pembangunan sudah lengkap dengan arahan dan petunjuk belanja bahan,” katanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengaku, jika DPRD mengantongi  data titik lokasi proyek. Sehingga akan dilakukan monitoring oleh Komisi III. Itu dilakukan untuk mengukur keseriusan kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan.

Selain soal kualitas, pihaknya juga akan memantau lama pekerjaan. Sebab proyek kontraktual ada jadwal yang harus dipatuhi oleh pelaksana. Apalagi, akhir tahun marak proyek digelar di semua kecamatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sampang, Ach. Hafi mengatakan, pihaknya sudah melakukan penekanan kepada kontraktor untuk bekerja sesuai aturan. Sehingga hasil pekerjaan berkualitas. “Kami sudah tekankan untuk menaati RAB. Agar pembangunan dinikmati dengan baik oleh masyarakat,” ucapnya.

Baca juga  PMR SMAN 2 Pamekasan Wajibkan Anggotanya Donor Darah

Terpisah, Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menegaskan, jika semua pekerjaan harus dikerjakan dengan baik. Pihaknya meminta kepada dinas teknis jika ada kontraktor nakal segera diblacklist.

“Kami akan beri sanksi jika ada kontraktor melanggar komitmen kerja. Semua sudah ada dokumen kontraknya,” imbuhnya. (man/mam)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan